Fokus Lagi Laga Divisi Utama

Persibo Bojonegoro harus mengubur impiannya lolos ke babak delapan besar Piala Indonesia. Peluang lolos itu tertutup sebelum tim berjuluk Laskar Angling Dharma ini turun ke lapangan melakoni laga terakhir grup K melawan Bontang FC di Gelora 10 Nopember Surabaya tadi malam.

Sebab, asa tim polesan Sartono Anwar agar Persebaya Surabaya tampil all out dan menekuk Persib Bandung di laga jam pertama, tak terwujud. Persebaya yang menurunkan sebagian pemain cadangannya hanya bermain imbang tanpa gol saat menjamu tim berjuluk Maung Bandung tersebut kemarin (13/5) sore. Dengan hasil tersebut, Persebaya dan Persib berhak lolos ke putaran delapan besar. Persebaya menduduki puncak klasemen dengan poin tujuh, hasil dua kali menang dan sekali seri. Sementara Persib berada di peringkat kedua dengan lima poin, hasil sekali menang dan dua kali seri.

Poin lima jelas tak mungkin dikejar Persibo. Sebelum melakoni laga melawan Bontang FC, tim kebanggaan warga Bojonegoro ini hanya mengemas satu poin, hasil imbang saat jumpa Persib. “Ya mau bagaimana kalau hasilnya memang seperti itu. Yang jelas kita sudah berusaha maksimal,” kata Asisten Manajer Bidang Teknis Persibo Imam Sardjono.

Mengetahui peluangnya tertutup, Persibo tadi malam tak terlalu ngotot memforsir kemenangan. Mereka melakoni laga hanya untuk formalitas. Strategi permainan yang telah dirancang beberapa jam sebelum pertandingan diubah pelatih Sartono Anwar. Mantan pelatih PSIS Semarang ini urung menurunkan kekuatan full team. Lima pemain pilar digantikan pemain pelapis. Kiper Herry Prasetyo diparkir dan digantikan Johan Chrales. Stopper Slamet Sampurno juga tak dimasukkan dalam line up utama. Posisi dia digantikan Modestus S. Di bek kanan, Sartono memasang Mediansyah untuk menggantikan M. Hamzah. Di posisi gelandang, pemain lokal Bojonegoro Samsul Huda diberi kepercayaan. “Novan (Setya) juga dimainkan sama Pak Sartono,” kata Abdul Mun’im, Asisten Manajer Persibo yang ikut mendampingi tim di Surabaya saat dihubungi sebelum laga dimulai.

“Pelatih ingin memantapkan pemain pelapis karena peluang kita sudah pasti tertutup,” imbuhnya.

Setelah melakoni babak 16 besar Piala Indonesia tadi malam, para pemain Persibo tak diberi istirahat. Rencananya, nanti sore Victor da Silva dkk diminta menjalani latihan di Stadion Letjen H. Soedirman. Latihan itu sebagai persiapan menghadapi babak delapan besar divisi utama. “Waktu kita sudah mepet,” kata pelatih Persibo Sartono Anwar.

Dia menuturkan, waktu yang tersisa sebelum putaran delapan besar divisi utama yang dihelat 18 Mei nanti, harus dimaksimalkan. “Kalau besok (hari ini, Red) ya sore sementara Sabtu dan Minggu akan latihan pagi,” imbuhnya.

Pelatih yang suka bertopi ini menuturkan, para pemain baru berangkat ke Sidoarjo 16 Mei lusa. Dengan jadwal keberangkatan tersebut, para pemain memiliki waktu satu hari untuk beristirahat di kandang Deltras Sidoarjo itu. “Sekaligus menjajal lapangan,” tuturnya.

Menurut Sartono, putaran delapan besar divisi utama merupakan ujian sesungguhnya bagi Persibo. Penampilan para pemain selama Piala Indonesia akan dijadikan evaluasi dan pelajaran berharga sebelum melakoni laga putaran delapan besar divisi utama. “Itu menjadi evaluasi terakhir saya dan tim,” ujarnya.

Terkait kondisi Aris Tuansyah, pelatih yang juga ayah dari pemain Persib Nova Arianto itu menyatakan Aris dimnta bergabung dalam latihan nanti sore. Kondisi kapten Persibo itu dinilai sudah menunjukkan perkembangan baik. “Kalau (cedera) Steven masih kita pantau terus,” katanya.

Asisten pelatih Persibo Alan Hafiludin menambahkan, usai menjalani laga melawan Bontang FC tadi malam, para pemain langsung menuju Bojonegoro. “Semua harus pulang ke Bojonegoro,” katanya. (ade/yan/jpnn)