Gagal Jadi Tuan Rumah

Persibo BojonegoroAmbisi manajemen Persibo U-17 untuk menjadi tuan rumah Liga Remaja (LRI) Jatim 2009 kandas. Sebab, Stadion Letjen H Sudirman yang sebelumnya diajukan sebagai venue ternyata akan menjalani renovasi. Akibatnya, stadion kebanggan warga Kota Ledre itu tak bisa digunakan untuk menggelar pertandingan.

“Karena tidak ada alternatif lapangan lain. Kami terpaksa mencabut pengajuan diri sebagai tuan rumah itu,” ujar Pelatih Persibo U-17 Ahmad Basyuni kepada Radar Bojonegoro kemarin (24/3).

Dengan demikian, lanjut dia, maka tak ada pilihan lain kecuali mulai membiasakan anak asuhnya bermain di kandang lawan. Termasuk, menjaga stabilitas mental pemain saat mendapat tekanan dari suporter lawan atau yang dikenal dengan istilah pemain ke-13. Belum lagi, lawan yang bakal dihadapi M. Imam dkk adalah Persela U-17 dan Persedikab Kediri.

“Kami sudah berkomunikasi dengan manajemen Persela U-17 dan Persedikab. Informasinya, Persedikab juga menolak menjadi tuan rumah. Sehingga, satu-satunya alternatif adalah Stadion Surajaya Lamongan,” terangnya.

Namun, lanjut Basyuni, kubu Persela U-17 juga belum memberikan kepastian kesiapannya menggelar LRI Jatim 2009. Alasan mereka, jadwal pertandingan di stadion yang bercat biru muda itu cukup padat. Sehingga kepastian dimana pertandingan yang mempertemukan tiga klub itu digelar baru dipastikan akhir pekan ini.

Lantas? “Kami masih menunggu drawing. Sebab, jadwal pelaksanaan LRI Jatim 2009 ini juga mundur. Yakni, sebelumnya direncanakan mulai tanggal 22 Maret menjadi 28 Maret,” terangnya.

Untuk mematangkan persiapan, Basyuni menyatakan timnya terus mengintensifkan latihan mulai Senin-Jumat. Yakni, bertempat di lapangan SMT Terpadu di Jalan A Yani Bojonegoro. Bahkan, kata dia, setelah beberapa waktu latihan bersama, sudah terlihat kemajuan membanggakan. Yakni, semakin padunya permainan antar lini. (dim/rb/jpnn)