Gresik United v Persibo : Tempur Atau Digempur

Gresik United (GU) tidak memiliki pilihan kecuali menang saat meladeni Persibo Bojonegoro dalam leg kedua Copa Indonesia di Stadion Petrokimia sore nanti. Namun, tim asal Kota Pudak itu menanggung beban berat saat menjalani laga tersebut. GU harus mampu unggul lebih dari satu gol untuk melaju ke babak 16 besar. Itu karena saat melawat ke kandang Persibo pada leg pertama (11/6) lalu, GU kalah dengan skor 0-1.

Tidak hanya itu, GU juga terbebani dengan torehan buruk saat menjamu tim asal Kota Ledre itu. Dalam dua tahun terakhir, GU hanya mampu bermain imbang saat melawan Persibo di kompetisi Divisi I di Stadion Petrokimia. Kondisi sebaliknya dirasakan kubu Persibo. Tim polesan Gusnul Yakin itu bakal bermain lepas karena mereka hanya butuh seri dalam bentrok sesama tim Jatim tersebut. (Siaran langsung Antv, 15.30 WIB)

Meski begitu, Ori Kambuaya dkk tidak akan menyerah dengan mudah. Mereka bakal memforsir kemenangan. Apalagi, mereka bakal mendapat dukungan ribuan suporter setianya, Ultras. “Kami akan memaksimalkan posisi sebagai tuan rumah. Karena harus menang, kami tentu harus melakukan serangan lebih banyak kepada Persibo. Tapi, menang saja tidak cukup, pemain harus bisa menampilkan kerja sama tim yang baik,” kata Sanusi Rachman, arsitek GU, kemarin.

Dia menambahkan, kekalahan anak asuhnya saat tampil di Stadion Letjend Soedirman lebih dikarenakan kurang beruntung. Karena itu, dia masih yakin bisa mengalahkan Persibo. Uci–panggilan Sanusi Rachman–juga berambisi mematahkan rekor buruk saat menjamu Persibo. Dengan pertimbangan itu juga, dia mengatakan motivasi skuad GU untuk membungkam Persibo makin membara.

“Kami memang hanya mampu imbang saat melawan mereka di Divisi I. Tapi, itu berbeda dengan sekarang. Sebelumnya, kekompakan tim belum serekat sekarang. Mereka kan pemain yang baru dikumpulkan sehingga masih harus beradaptasi. Saat ini, kami dalam kondisi lebih baik tentunya,” tegas Uci.

Selain itu, dia juga mengaku siap memungkasi laga itu dengan adu penalti bila dalam pertandingan anak asuhnya hanya mampu unggul sebiji gol. “Beberapa pemain asing seperti Lima, Denilson, dan Ademilton Lima sudah melatih itu. Kami tentu siap untuk melakukannya,” terangnya.

Sedangkan Dedy Siswanto, asisten pelatih Persibo, mengaku tidak gentar dengan ambisi besar GU untuk mengalahkan timnya. Dia menegaskan seluruh amunisi Persibo dalam kondisi siap tempur. Itu ditunjukkannya dengan tambahan dua pemain baru. Mereka adalah striker Roni Irawan yang diboyong dari PSS Sleman dan bek M. Nasrin dan striker dari Persijap Jepara. Selain itu, gelandang Persibo Reggi Raidityo juga sudah terbebas dari hukuman akumulasi kartu kuning.

“Secara umum, kami tidak memiliki kendala berarti. Pokoknya, kami akan mempertahankan keunggulan saat bermain di kandang habis-habisan. Kami akan memperkuat pertahanan sambil melihat celah untuk mencetak gol. Kalau mungkin menurunkan Roni ya memakai tiga striker, tetapi kalu tidak akan menyiapkannya di babak kedua,” ungkap Dedy.

Namun, dia mengharapkan Varney dkk tidak lengah dalam menjalani laga menentukan itu. Sebab, GU berambisi besar untuk lolos. Karena itu, dia bakal menginstruksikan pemain di setiap lini disiplin dalam menjaga daerahnya. “Kalau soal strategi, kami kan sudah dua kali bertemu, pelatih tentu akan melakukan perubahan agar tidak mudah ditebak,” ujarnya. (pen)

HEAD TO HEAD:
Divisi I 2006:
30/4 Persibo v GU 1-0
9/7 GU v Persibo 1-1
Dvisi I 2007:
18/4 GU v Persibo 0-0

Leg 1 Copa Indonesia 2007
11/6 Persibo v GU 1-0
14/6 GU v Persibo ?

( sumber : http://indopos.co.id/index.php?act=detail_c&id=289878 )

No comments yet.

Leave a Reply