Gresik United vs Persibo : Ujian Pembunuh Raksasa

Sejak gong pertempuran Copa Dji Sam Soe ditabuh, kubu Persibo Bojonegoro memang tak bermimpi mengukir prestasi tinggi. Target utama klub berjuluk Laskar Angling Darma ini adalah merebut salah satu tiket promosi ke divisi utama.

Tapi, fakta bicara lain. Tim polesan Gusnul Yakin ini malah berhasil mengulang sukses musim lalu, menembus babak 32 besar. Yang mengejutkan, Persibo jadi pembunuh raksasa dengan mengandaskan juara LI 2003 dan 2006, Persik Kediri.

Kepalang basah, Persibo siap melangkah lebih jauh lagi. Namun, Bambang Sumantri dkk. harus menjinakkan Gresik United (GU) di Stadion Letjen Soedirman, Bojonegoro, Senin (11/6).

“Kami telah melewati ujian sangat berat saat melawan Persik. Darah dan keringat tercucur untuk menjaga harga diri. Kami akan berusaha maksimal untuk prestasi lebih bagus lagi,” tutur Imam Sarjono, asisten manajer.

Bagi Gusnul, laga ini jadi tantangan tersendiri. Soalnya lawan yang bakal dihadapi ditangani Sanusi Rahman, mantan pelatih Persibo dua musim.

Secara teknis, Sanusi hapal betul dengan bekas anak asuhnya. Tapi, Gusnul akan memberikan kejutan. “Tim ini telah banyak berubah. Toh kami pernah bertemu di putaran pertama divisi satu. Main di Gresik, kami bisa tahan mereka. Seharusnya kami bisa menang di kandang sendiri. Kami tahu kartu masing-masing,” ucap Gusnul.

Lolos ke babak 32 besar Copa setelah mengalahkan PPSM Magelang Sakti dengan agregat 3-0 belum bisa jadi ukuran kekuatan asli GU. Maklum, lawan beda kasta. PSSM Magelang Sakti tim asal divisi dua.

“Ini akan menjadi laga terberat kami. Persibo selalu bermain optimal dan mempunyai spirit menang yang sangat tinggi,” ujar Sanusi.

Sanusi sadar kemenangan besar sangat dibutuhkan dalam laga dengan sistem gugur begini. “Kami harus optimalkan laga kandang supaya di leg kedua nanti perjalanan lebih ringan,” tuturnya. (tot/riz)
(sumber : bolanews.com)

No comments yet.

Leave a Reply