Gusnul Belum Tentukan Formasi

Pelatih Persibo Bojonegoro Gusnul Yakin harus memeras otak guna menghadapi laga di kandang melawan Persedikab Kediri Minggu lusa.Sebab, tiga pemain tengahnya dipastikan absen. Tiga pemain itu adalah Iswandi Da’i yang cedera engkel, Neba, pemain asing asal Liberia yang juga masih berkutat dengan cedera, serta Bambang Sumantri yang terkena akumulasi kartu kuning.

Padahal, tiga pemain tengah yang bakal absen tersebut merupakan pemain pilar yang hampir tak pernah absen dalam kompetisi, kecuali Neba yang baru bergabung pada putaran dua kompetisi tahun ini. Tentu saja hal ini membuat Gusnul Yakin pusing.

Apalagi Persibo dituntut meraih poin penuh dalam setiap laga kandang guna menjaga peluang agar bisa lolos ke divisi utama. Sebab, selisih poin dalam klasemen sementara cukup ketat. Meski menempati puncak klasemen sementara, belum ada yang menjamin Persibo bakal lolos ke kasta divisi utama.

Dengan absennya tiga pilar tersebut, stok pemain tengah Persibo pun menipis. Di lini tengah hanya tersisa M. Budiana,Reiggie Raidtyo, Deni Imam Sapirin, Nasrin, dan Dedim. Itu pun,kemampuannya dinilai belum sepenuhnya bisa melapis pemain inti yang absen tersebut.

Gusnul menjelaskan, saat ini dirinya masih mencari formasi yang tepat guna mengantisipasi absennya tiga pemain pilar tersebut. “Saya belum tentukan nanti bagaimana,” katanya.
Yang jelas, lanjut dia, ada beberapa alternatif yang bisa dilakukari. Antara lain, menaruh tiga striker dengan menarik salah satu di antaranya agak ke belakang. Sebab, jika digunakan semua dan ada yang harus diganti, lanjut dia, maka akan lebih sulit mencari penggantinya.
“Namun kita lihat saja Minggu pagi bagaimana, siapa yang lebih siap,” tambahnya.
(Sumber:Radar Bojonegoro / Website Pemkab Bojonegoro)

3 Responses to “Gusnul Belum Tentukan Formasi”

  1. onnosz
    August 12, 2007 at 8:27 pm #

    lini tengah tanpa Bambang Sumantri dan Iswandi Da’i maka jadinya seperti tadi sore saat lawan Persedikab. tanpa bermaksud untuk meremehkan kemampuan pemain lainnya, harus kita akui permainan yang disuguhkan sangat mengkhawatirkan untuk tim yang punya angan lolos ke Divisi Utama. melawan tim yang berada pada posisi juru kunci saja, lini tengah kita berhasil diobrak abrik. sangat beruntung Persedikab tidak memiliki senjata ampuh yang mematikan sehingga kemenangan 1-0 patut disyukuri

    walaupun kalau kita coba bersikap obyektif, kemenangan yang diraih itu sedikit banyak juga karena “keteledoran” wasit yang cenderung “kurang adil”. lihat saja gol yang tercipta, kalau dari analisa saya memang protes yang disampaikan oleh pemain Persedikab tidak beralasan, itu murni gol karena bola hasil tendangan bebas yang disundul Awono ke tiang jauh, posisi Awono berada di depan pemain terakhir lawan. sementara Neba yang memang berada pada posisi offside tidak melakukan gerakan (pasif). (note) saya berada di tribun utara yang artinya pandangan sejajar dengan hakim garis. tapi coba dilihat proses terjadinya tendangan bebas, sebelum Varney dijatuhkan sangat jelas kalau ia mengontrol bola menggunakan tangan. bahkan kalau wasit lebih jeli, maka hadiah kartu kuning layak diberikan.

    ada lagi kejadian yang menurut saya sangat memperlihatkan “keberpihakan” wasit. pada menit terakhir babak kedua, serangan balik yang dilancarkan oleh Persedikab membuat pemain depan mereka lolos dari jebakan offside dan tinggal berhadapan dengan Saifudin. sampai di kotak penalti pertahanan Persibo, sesaat sebelum lawan menendang, wasit meniup peluit. offside kah?? Oh ternyata tidak. hanya peluit pertanda pertandingan telah berakhir. sungguh “keberuntungan” besar bagi Persibo. yang saya tahu, dimanapun sepakbola dimainkan, dari Piala Dunia sampai antar kampung, akhir dari pertandingan selalu saat bola dalam keadaan netral. hahahaha..

    terima kasih wasit.

    [Reply]

  2. onnosz
    August 12, 2007 at 8:38 pm #

    selain faktor wasit, Dewi Fortuna juga masih mencintai Persibo. terbukti salah satunya saat sebuah serangan dari rusuk kiri pertahanan Persibo. sebuah umpan tarik membuat Syaifudin mati langkah karena mengira bola akan ditembak. apa yang terjadi?

    ternyata sontekan pemain lawan dari jarak 6 meter (garis kotak penalti sebelah dalam) ke arah gawang yang kosong hanya menerpa mistar gawang dan bola pantulan yang kembali ke pemain Persedikab lain, masih didalam kotak penalti (tapi garis sebelah luar). ternyata tembakannya masih juga melambung diatas mistar gawaqng. selamatlah gawang Persibo.

    terlepas dari pertandingan sore tadi, kemenangan tersebut patut disyukuri. dengan pemain cadangan ternyata masih bisa memperbesar peluang kita untuk lolos ke Divisi Utama.

    saat lawan GU kamis besok, marilah kita semua berdoa semoga seluruh pemain (termasuk joko sugiarto yang harus ditandu keluar dan digantikan Sarijo) berada dalam keadaan sehat wal afiat, siap tempur sehingga akan terjadi pertandingan seru yang enak ditonton, menegangkan, sportif dan fair play.
    akan lebih Indah lagi bagi Persibo apabila diiringi dengan kemenangan sehingga satu tiket ke Divisi Utama musim depan bisa teraih.,

    tetap semangat, Keep Fighting Spirit!! Chayoo!!
    Doaku, doa kita, doa seluruh boromania dimanapun dia berada akan selalu menyertaimu

    [Reply]

  3. novrand
    August 12, 2007 at 11:28 pm #

    Terlepas dari segala kontroversinya. Sing penting Persibo menanggggg !!!!

    Tinggal partai big match lawan Gresik United.

    [Reply]

Leave a Reply