Gusnul Yakin Akui Kalah

Pelatih Arema Malang Gusnul Yakin bersikap jantan. Dia mengakui kekalahan anak asuhnya dari Persibo Bojonegoro pada leg 2 babak penyisihan Copa Indonesia di Stadion Wilis Madiun kemarin (26/11) dengan skor 1-3.

“Ini (Persibo) memang tim bagus dan saya salut,” kata mantan pelatih Persibo itu.

Dia menjelaskan, Persibo adalah tim yang mempunyai prospek cerah dengan sederet pemain muda. Beberapa kekalahan yang sempat dialami Persibo di laga sebelumnya, menurut Gusnul, lebih dikarenakan Persibo agak terlambat bangkit setelah ditinggalkannya. Persibo, lanjut dia, kesulitan mencari pengganti pelatih yang mempunyai tipikal sama dengan dirinya. “Kalau begini (permainan tim Persibo), sejak awal saya yakin minimal masuk empat besar divisi utama,” ujarnya.

Mengenai kekalahan Arema, Gusnul menyatakan sebenarnya anak asuhnya sempat bangkit di babak pertama setelah tertinggal oleh gol Samsul Arief. Namun, tim berjuluk Singo Edan itu terlalu terlena dan meremehkan kekuatan Persibo.” Meski (Arema) beranggotakan timnas U-23 dan U-21 mestinya (pemain) tidak boleh meremehkan,” katanya.

Menurut pelatih yang sukses membawa Persibo menjadi jawara divisi I dan lolos ke divisi utama itu, semua instruksi yang dia berikan tidak berjalan sama sekali. Sementara itu, para pemain Persibo mampu memeragakan permainan cepat dan kolektif. “Ini (permainan cepat dan kolektif) memang kunci kemenangan Persibo dan saya mengakuinya,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih Persibo Sartono Anwar menjelaskan, kemenangan timnya tidak terlepas dari kepatuhan Iswandi Da’i dkk menjalankan semua instruksi yang dia berikan berjalan. Menurut dia, kolektivitas timlah yang membuat Arema kewalahan. “Karena itu, sebenarnya kita di atas angin,” imbuhnya. (ade)
( Sumber : Radar Bojonegoro )