Gusnul Yakin Pimpin Seleksi Pemain Persibo

Pelatih Gusnul Yakin akhirnya datang juga ke Bojonegoro. Pelatih yang sukses mengantarkan Persibo Bojonegoro menjuarai kompetisi divisi I itu, kemarin sore memimpin seleksi pemain tim berjuluk Laskar Angling Dharma tersebut.

Gusnul kepada wartawan koran ini menyatakan bahwa beberapa hari lalu dirinya telah meminta para pemain yang tidak lolos seleksi di Arema Malang untuk datang ke Bojonegoro. “Namun belum kelihatan juga,” katanya.

Pelatih asal Malang itu menjelaskan, dirinya sekarang masih berburu beberapa pemain. Namun, saat didesak siapa-siapa nama pemain yang diburu, Gusnul enggan berbicara. “Nanti saja kalau semua sudah hadir dan manajemen sudah oke,” tuturnya.

Persibo saat ini memang masih sepi peminat. Hingga seleksi di Stadion Letjen H. Soedirman Bojonegoro memasuki minggu kedua, hanya pemain U-23 Persibo yang mendominasi. Mereka di antaranya Siswanto, Supriyadi, dan penjaga gawang Franky. Pemain lainnya adalah mantan pemain Persibo. Mereka adalah M. Budiana, Agusmanto, Abdul “Sarijo” Kholiq, Syamsul Arief, dan Novan Setya. Juga ada striker asing dipertahankan kontraknya di Persibo Varney Pass Boakai.

Sementara muka baru yang hadir ke stadion kebanggaan warga Kota Ledre itu hanya Aris Akhmad Tuansyah, Fadly Sanusi, dan Iswadi Sanusi. Dua nama pemain terakhir merupakan anak dari pelatih Sanusi Rahman yang musim lalu berseragam Gresik United bersama Aris.

Seleksi pemain kemarin juga tidak berjalan maksimal. Penyebabnya, lapangan diguyur hujan. Sementara itu, terkait kehadiran Aris di stadion, Asisten Manajer Bidang Teknis Persibo Imam Sardjono menyatakan, pemain asal Gresik itu sudah resmi diikat. Menurut dia, gelandang Iswandi Da’i juga sudah pasti dipertahankan. “Dua pemain tersebut resmi menyusul Varney,” katanya.

Ditanya mengenai nilai kontrak, Sardjono menyatakan, Iswandi mendapatkan nilai kontrak yang lebih baik dari tahun sebelumnya. “Dan itu kami anggap sesuai mengingat dia juga pemain terbaik di divisi I,” tuturnya.

Sementara untuk Aris, lanjut dia, menerima kontrak sesuai dengan kemampuannya saat ini. “Dan dia pun juga setuju,” imbuhnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan koran ini menyebutkan, Iswandi mendapatkan nilai kontrak sekitar Rp 200 juta. Sementara Aris menerima kontrak lebih kecil dari Iswandi. “Aris sudah berlatih di sini. Kalau Iswandi, katanya nanti setelah latihan resmi dia baru bergabung,” jelas Sardjono.

Bagaimana dengan penjaga gawang Saefudin? Menurut pria berkaca mata itu, Saefudin sudah bernegosiasi dengan Deltras Sidoarjo. “Namun kelanjutannya saya belum tahu,” ujarnya. (ade)
(sumber : Radar Bojonegoro)

No comments yet.

Leave a Reply