Gusnul Yakin Tangani Arema? (3)

Belum Lewati Mekanisme Transfer
Gusnul Yakin telah dipercaya menangani Arema. Dia menggantikan posisi Bambang Nurdiansyah yang mundur setelah anak asuhnya hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat menjamu PSIS Semarang di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu lalu (2/8).

Hanya, kepindahan Gusnul ke klub berjuluk Singo Edan tersebut tak berjalan mulus. Pasalnya, pengurus Persibo Bojonegoro, klub Gusnul sebelumnya, masih menganggap bahwa kepindahan itu masih belum melalui mekanisme yang benar. Yakni, mekanisme yang diatur dalam regulasi Badan Liga Sepak Bola Indonesia (BLI).

Apalagi, hingga kemarin (12/8), jelas asisten manajer Persibo Imam Sarjono, belum ada seorang pun perwakilan manajemen Arema yang menghubungi manajemen Persibo. “Kami kaget ketika mengetahui pemberitaan di media massa yang mengatakan bahwa Gusnul pindah ke Arema. Sebab, sebelumnya memang tak ada pembicaraan,” kata Sarjono melalui telepon kemarin.

Seharusnya, ungkap dia, ada sebuah mekanisme yang harus dilewati Arema dalam mengambil Gusnul. Misalnya, terlebih dahulu berkomunikasi, kemudian menggunakan mekanisme transfer. Sebab, Gusnul sudah terikat kontrak dengan Persibo.

Sayang, mekanisme itu, jelas Sarjono, masih belum dilewati oleh Arema. “Kalau memang Gusnul pindah ke Arema, etikanya, harus ada mekanisme transfer. Saya kira Arema sudah tahu etika antarklub,” lanjutnya.

Sarjono mengungkapkan bahwa Gusnul memang sudah mengajukan pengunduran diri pada Senin (11/8). Hanya, alasan pengunduran dirinya adalah menderita sakit. (fir/abm/jpnn/diq)
(Sumber : Jawapos)