Hadapi Aktor dibalik Provokator

Pengirim: Purnomo , fphoer_ring@yahoo.com

Seiring dengan perjalanan waktu, jumlah visitor di http://persibo.bojonegoro.com semakin ramai, pengunjung itu tidak hanya dari anggota Boromania Cyber Community (BomBer) melainkan juga teman-teman Boromania yang lain, bahkan ada juga beberapa pemain Persibo yang berkunjung ke sini untuk bertegur sapa dengan pendukungnya lewat dunia maya. Selain itu kelompok suporter kesebelasan lain juga tidak jarang meluangkan waktunya untuk berkunjung ke sini.

Sisi positif dari banyaknya tamu yang berkunjung ke sini adalah menjadikan komunitas kita semakin dikenal. Tapi perlu diingat bahwa tamu yang berkunjung ke sini tidak selamanya memiliki niatan baik. Ada juga pengunjung yang ke sini hanya berniat untuk menebarkan fitnah, rasa antipati, serta kebencian dan dendam. Mungkin mereka inilah yang bisa disebut dengan provokator.

Kemudian pertanyaannya, apa yang harus dilakukan dalam menghadapi seorang Aktor dibalik Provokator? jawabannya adalah dengan ilmu, kecerdasan, dan tentu saja tanpa menggunakan kekerasan. Mengapa? jika kita menghadapi seorang provokator dengan menggunakan “kekerasan”, maka permasalahan yang ada akan sulit untuk dapat segera diselesaikan. Bahkan bisa jadi pertikaian akan tidak bisa dihindarkan.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh seorang Dewan Penasihat Boromania Cyber. Beliau mengatakan “Kita ini bukannya mudah diprovokasi, melainkan hanya ingin beradu argumentasi, siapapun orangnya pasti akan tersinggung kalau ada pihak lain yang melayangkan kata-kata kurang berkenan/tidak sopan. Namun jangan sampai menghadapinya dengan kekerasan melainkan lewat bahasa tulisan atau perkataan. Ingat pada dasarnya kita ini suporter yang cinta damai serta anti anarkis. Tapi bukan berarti kalau kita diprovokasi hanya diam saja, itu salah besar. Tunjukkan pada dunia bahwa kita ini komunitas suporter yang terdidik dan tidak suka menjadi aktor seorang provokator”.