Hadapi Persema, Persibo Tetap Menyerang

Menjadi tim tamu tidak lantas membuat Persibo bermain bertahan. Bahkan, pelatih Sartono Anwar langsung menginstruksikan kepada para pemainnya untuk keluar menyerang.

Seperti pada pertandingan sebelumnya, Laskar Angling Dharma menerapkan strategi menekan sejak menit awal. Sehingga, gelandang yang dipasang lebih banyak yang mempunyai naluri menyerang cukup tinggi.

Kepada beritajatim.com, Kamis (7/10/2010), Pelatih Persibo Bojonegoro Sartono Anwar menyebutkan, pihaknya tetap akan menerapkan permaianan menyerang dengan dua penyerang di depan. “Kemungkinan besar, kami akan memasang Syamsul Arif dan Eugene Dadi,” katanya.

Untuk Dadi, ia masih menunggu kepastian dari manajemen yang tengah menguruskan administrasinya ke Badan Liga Indonesia (BLI). “Ia belum menyelesaikan ITC dan KITAS. Sehingga kita tunggu saja nanti,” terangnya.

Sementara itu, untuk barisan gelandang kemungkinan besar ia tetap memasang kwartet yang diturunkan saat melawan Persiba Balikpapan dan PSM Makasar. Semisal Slamet Nurcahyono, Victor Da Silva, M Irfan dan Iswandi Da’i yang menggantikan Jajang Paliama di sektor gelandang bertahan.

Di barisan belakang, ada nama Aris Tuansyah, Eduardo Bizarro, M Hamzah dan Noer Hidayat, atau Achmad Sumardi. “Semuanya masih berkesempatan bermain, tinggal menunggu kondisinya menjelang pertandingan dimulai,” lanjut bapak pesepakbola nasional, Nova Arianto tersebut.

Dikatakan, pemain juga tetap diminta waspada dengan agresifitas para pemain Persema Malang. Jangan sampai, pemain lengah dan lupa terhadap pertahanan. “Sebab, gol yang diciptakan PSM Makasar juga karena keasyikan menyerang,” lanjutnya.(dul/but/beritajatim.com)