Hadiah Juara Divisi Utama Masih Ditahan PSSI

Masih ingat Persibo Bojonegoro menjuarai Divisi Utama Liga Indonesia 2009/2010 lalu. Sudah berjalan tiga bulan, ternyata hadiah uang sebesar Rp 500 juta yang menjadi hak juara pertama ternyata belum juga diberikan oleh PSSI kepada pemenangnya.

Data yang dihimpun beritajatim.com, Kamis (12/8/2010) menyebutkan, jika menejemen Persibo Bojonegoro telah menanyakan langsung ke pusat lebih dari 5 kali.

Sehingga, hal itu cukup menyakitkan bagi menejemen yang harus menanggung bonus para pemain yang membawa Persibo Bojonegoro menjuarai divisi utama dan mengalahkan Detras Sidoarjo.

Hal itu dibenarkan oleh Menejer Persibo Bojonegoro, Letkol Inf Taufiq Risnendar. Dijelaskan, jika pihaknya sudah bingung seperti apa lagi untuk bisa mengambil hak Laskar Angling Dharma.

“Kami sudah lebih dari empat sampai lima kali mengirim surat ke pusat. Jawabannya disuruh menunggu,” katanya Taufiq.

Dengan tidak ada batasan akhir tersebut membuat pihaknya juga kebingungan, akan berbuat seperti apa. Karena, Persibo saat ini memang sangat membutuhkan pendanaan jelang pagelaran Indonesia Super League (ISL).

“Dana sebagai ganti juara telah ditalangi oleh pihak ketiga terlebih dahulu. Sehingga, kami berharap PSSI untuk segera menurunkan hak kami,” terangnya.

Ia melihat, ada kurang serius dari pejabat atas untuk bisa menurunkan hak dari para juara.

“Semoga saja Agustus ini bisa kelar semuanya dan kami bisa menggunakan anggaran tersebut,” tambahnya.

Walaupun begitu, Taufiq mengaku belum berani berspekulasi, kapan dana akan diambil langsung ke Jakarta. Sebab, informasinya dana akan dikirim via rekening Persibo Bojonegoro.(dul/ted/beritajatim.com)