Hery Prasetyo Menuai Berkah setelah Sukses Bersama Persibo

Ketangguhan Hery Prasetyo di bawah mistar adalah salah satu kunci sukses Persibo Bojonegoro menjadi jawara Divisi Utama sekaligus promosi ke Indonesia Super League (ISL). Atas sukses itu, dia mendapatkan bonus dari manajemen Persibo.

***

Nama Hery Prasetyo mencuat selama perhelatan semifinal dan final Divisi Utama 2010. Pada dua laga di Stadion Manahan, Solo, itu, dia tampil gemilang di bawah mistar Persibo Bojonegoro. Saat melawan Persiram Raha Ampat di semifinal, Hery mengamankan gawang Persibo dari kebobolan.

Nah, puncak penampilan kiper 25 tahun itu terjadi saat Persibo bertemu Delta Putra Sidoarjo (Deltras) pada partai final. Hery harus jatuh bangun mengamankan gawangnya selama 2 x 45 menit plus 2 x 15 menit babak perpanjangan waktu. Karena tak ada gol, adu penalti dilakukan.

Di babak itulah, Hery menunjukkan kepiawaiannya. Dia mementahkan dua tendangan penalti Deltras. Persibo pun menjadi jawara dengan kemenangan 3-1.

Keahlian Hery menepis tendangan penalti bukan datang secara tiba-tiba. “Itu terjadi berkat perjuangan keras saya selama ini. Disiplin latihan dan kerja keras adalah kuncinya,” ujar pemain yang mengawali karir bersama Persema Junior tersebut.

Kerja keras pula yang menjadikan Hery sebagai kiper berkualitas bagus. Sebelumnya, dia menjadi pahlwan bagi tim Jatim pada PON 2008 di Kalimantan Timur. Hery dkk berhasil membawa pulang medali emas.

Kinicatatan kejayaannya di lapangan hijau bertambah. Itu seiring dengan hasil manis bersama Persibo. Berkat sukses menjadi juara Divisi Utama dan promosi ke ISL, para penggawa Laskar Angling Darmo -julukan Persibo- mendapatkan bonus dari manajemen.

“Saya mendapat bonus Rp 30 Juta. Itu baru bonus dari manajemen,” terang anak bungsu pasangan Suyono dan Siti Sopinah itu. Menurut Hery, para pemain Persibo juga akan mendapatkan bonus dari hadiah Rp 500 juta yang diraih setelah menjadi juara Divisi Utama.

Lalu, buat apa bonus tersebut? Hery sudah punya rencana. Sebagian besar bonus tersebut dikucurkan untuk melunasi cicilan rumah. Selama ini dia mengambil cicilan rumah tipe 12 x 15 meter di salah satu perumahan di Malang.

Tidak hanya itu, Hery akan menggunakan bonusnya untuk beramal. Dia berencana menyumbang ke salah satu panti asuhan di Malang. “Untuk panti asuhan, sebenarnya tidak terjadi baru-baru ini saja. Setiap kali ada gaji, sebagiannya saya berikan ke panti asuhan,” terangnya.

Bukan tanpa alasan kalau Hery kerap melakukan kegiatan amal itu. “Toh, sebagian harta kami juga milik mereka. Jadi, meskipun sedikit, mereka harus kebagian,” ujarnya. (*/c8/ca/SIDIK MAULANA TUALEKA)

Data Diri
Nama: Hery Prasetyo
Lahir: Malang, 28 April 1985
Posisi : Kiper
Ayah: Suyono
Ibu : Siti Sopinah
Karir
2001 : Persema Junior
2002 : Arema Junior
2003-2004: Persekam Kab Malang
2005 : Persekapas Pasuruan
2006: PSBK Tarakan
2007 : Persikoba Batu
2008: Tim PON Jatim
2008-2010: Persibo Bojonegoro