Isyaratkan Pertahankan Sartono

Dinilai Memiliki Kinerja Bagus
Mampu membawa finish di papan tengah Divisi Utama dan menembus babak delapan besar Copa Indonesia menjadi catatan tersendiri bagi manajemen terhadap pelatih Persibo Bojonegoro Sartono Anwar.

Karena itu, isyarat untuk mempertahankan Sartono sebagai arsitek tim berjuluk Laskar Angling Dharma itu mulai terlihat. “Kemungkinan besar Pak Sartono masih akan dipertahankan,” kata Asisten Manajer Bidang Teknis Persibo Imam Sardjono kepada Radar Bojonegoro kemarin (16/6).

Dia menjelaskan, prestasi Sartono Anwar selama menangani Persibo tak bisa dikesampingkan. Meski bergabung dengan tim Persibo tidak genap satu musim kompetisi penuh, dari evaluasi manajemen Sartono mampu cepat beradaptasi dengan pemain. Bahkan, Sartono termasuk pelatih yang loyal dan displin. “Karena itu, kami merekomendasikan (agar Sartono, Red) untuk musim mendatang tetap menukangi Persibo,” tegasnya.

Hanya, lanjut pria yang juga pengusaha saprodi itu, mengenai dipakai atau tidaknya tenaga Sartono Anwar masih tergantung kepada manajemen baru. Sebab, manajer baru nantilah yang menunjuk manajemen tim. “Kalau tugas kami musim ini selesai. Dan kami memberikan rekomendasi seperti itu (mempertahankan Sartono, Red),” ujarnya.

Sardjono mengakui, dibandingkan dengan para pelatih sebelumnya, apa yang diraih oleh Sartono Anwar musim ini memang belum seberapa. Sebab, Sartono sendiri menukangi Persibo baru pada pertengahan musim ini. “Karena itu, dia juga layak untuk diberikan kesempatan lagi,” tandasnya.

Dari catatan wartawan koran ini, prestasi Sartono memang belum semengkilap pelatih sebelumnya. Jamrawi, misalnya. Pelatih ini mampu membawa Persibo promosi ke Divisi I saat mulai merangkak dari Divisi III pada 2001 silam. Sementara Sanusi Rahman, yang menukangi Persibo selama tiga musim dengan prestasi menembus babak 32 besar Copa Indonesia serta menembus enam besar Divisi I, meski akhirnya gagal ke Divisi Utama pada 2005-2006. Sedangkan Gusnul Yakin mampu meraih juara Divisi I dan membawa Persibo lolos ke Divisi Utama. (ade)