Jalan Buruk, Pemain Mabuk

Tetap Berangkat Meski Izin Pertandingan Belum Jelas
Liga Indonesia Divisi utama 2008/2009Persibo Bojonegoro tetap berangkat ke Bolaang Mongondouw untuk menghadapi Persibom pada kamis(16/4) mendatang. Meski pada pertandingan sebelumnya, yakni antara Gresik United (GU) dan tuan rumah Persibom, gagal dihelat karena tidak mendapatkan izin keamanan. “Apapun yang terjadi kita tetap berangkat” ungkap asisten manager bidang teknis Imam Sardjono.

Dia menjelaskan, sampai dengan H-7 sebelum laga, tak ada pembatalan. Karena itu sesuai peraturan, pihaknya tetap ke Bolaang Mongondouw.

Sebab, jika Persibo tetap pulang, khawatirnya tim kebanggan warga Kota Ledre itu malah dianggap WO alias kalah sebelum bertanding. Namun, jika Persibo datang dan ternyata tuan rumah tidak siap, maka yang WO adalah tuan rumah sendiri.

Jika kamis mendatang aparat mengizinkan laga digelar, kata dia Persibo tetap bermain. Sebab, tujuan Persibo ke kandang Persibom adalah bertanding.

Sementara itu, Asisten pelatih persibo Bambang Pramuji mengungkapkan, rombongan Persibo telah sampai di kota Bolaang Mongondouw kemarin. Tim menginap di Bulawan City Hotel. “Kita belum tahu jadwal latihan, termasuk lokasi latihan sebelum mencoba stadion.”

Saat ini, papar dia. Stamina pemain buruk, karena kelelahan fisik. Selain lantaran perjalanan jauh, kondisi jalan dari Gororntalo ke kota Bolaang Mongondouw, khususnya di jalur trans Sulawesi, sangat buruk.

“Semua pemain muntah-muntah (mabuk) selama perjalanan. Apalaggi bus yang digunakan tidak memadai.” ujarnya. Karena itu, Bambang minta para pemain istirahat total untuk mengembalikan kondisi agar pulih kembali.

Izin di Bolmong Tersendat
Selain laga Persibom vs GU, tiga pertandingan lain yang juga tak diizinkan adalah, Persibom vs Persibo (16/4), Persibom vs Persekabpas (28/4), dan Persibom vs Persema (2/5).

“Surat Polres Bolmong sudah kami terima dan menjelaskan tidak diizinkannya empat pertandingan kandang tersisa Persibom di Kotamobagu karena pihak keamanan berkonsentrasi pada pengamanan proses tahapan pemilu,” kata Gusnar Djaman, ketua panpel laga kandang Persibom.

Untuk itu, pihak panpel dan kubu Persibom telah menyampaikan hal tersebut dengan mengirimkan surat Polres Bolmong tersebut kepada BLI dan menunggu petunjuk selanjutnya dari BLI.

Sementara itu Direktur Kompetisi BLI, Joko Driyono, berencana menyusun ulang jadwal pertandingan yang digelar di Bolmong. Pihak tuan rumah tak mempersalahkan penundaan karena faktor force majeur yang sifatnya tak terduga. (jpnn/bola)