Jamu Bontang FC, Persibo Main Di Bojonegoro?

Manajemen Persibo Bojonegoro tengah berancang-ancang untuk bisa memakai stadion kebanggannya, Stadion Letjen H Soedirman Kota Bojonegoro.
Bahkan, secara resmi manajemen yang dikepalai Letkol Infa Taufiq Risnendar sudah melayangkan surat ke Badan Liga Indonesia (BLI).

Dalam surat tersebut, manajemen ingin pertandingan saat melawan Bontang FC (11/11) dan Persisam (14/11) bisa digelar di hadapan publik Kota Ledre.

Kabar yang diperoleh GOAL.com Indonesia, Kamis (28/10), menyebutkan, pada 6 November mendatang empat titik tiang lampu sudah terpasang. Masing-masing titik akan ada 20 lampu yang baru terpasang, dan menyisakan 18 pasang di tiap titiknya. Sebab, Pemkab Bojonegoro rencananya akan memasang 38 lampu di masing-masing titik.

“Jika dibandingkan dengan lapangan peserta Superliga 2010/11, maka jumlah tersebut sudah layak,” terang Taufiq.

Menurutnya, jumlah satu tiang ada 20 lampu, sama seperti yang terpasang di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, atau kandang Arema FC. “Sejauh ini, respon dari BLI cukup bagus dan kami ingin ada verifikasi ulang secepatnya,” tambahnya.

Dengan begitu, kepastian bisa segera didapatkan dan masyarakat Kabupaten Bojonegoro bisa mendapatkan keuntungan dari laga kandang tersebut.

“Kita akan menyambutnya dengan sangat senang, jika BLI segera mengabulkannya,” sambungnya.

Sebab, laga kandang yang selama ini digelar di Kota Kediri membuat manajemen merugi cukup besar. Setiap laganya, kurang lebih Rp 150 juta kerugian yang diderita panpel.

“Jika terus seperti ini, maka keuangan Persibo bisa tidak sehat,” terangnya.

Selain keberadaan lampu yang pada 6 November malam akan dicoba, persiapan lain saat ini tengah memasuki finishing. Seperti penambahan tempat duduk di tribun, AC di masing-masing ruangan dan persiapan lain. (gk-25/goal.com)