Jamu Persisam, Persibo Main Sore Hari

Sempat mengeluhkan lampu Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro yang belum siap menggelar laga malam, manajemen Persibo mengirimkan surat dispensasi ke Badan Liga Indonesia (BLI).

Dalam surat tersebut, panpel Laskar Angling Dharma meminta laga menjamu Persisam Samarinda, Minggu (14/11/2010) bisa digelar pada sore hari.

Dengan segala pertimbangan yang ada, ternyata BLI menyetujui keluhan Persibo Bojonegoro tersebut dan menukar jadwal dengan partai Persijap Jepara vs Bontang FC.

“Memang benar, sebenarnya jadwal kita malam hari, tetapi BLI telah merestui kita bermain sore,” kata Ketua Panpel Persibo, Abdul Mun’im, kepada beritajatim.com, Jumat (12/11/2010).

Diterangkan, jika sesuai dengan jadwal, maka Victor Da Silva dkk akan kesulitan bermain malam hari. Karena, kondisi lampu belum bisa semuanya dinyalakan dan masih banyak yang belum terpasang.

“Sehingga, BLI mengeluarkan jadwal baru dengan menempatkan laga Persibo menjamu Persisam pada sore hari,” tambahnya.

Sementara itu laga pada malam harinya akan mempertemukan Persijap Jepara melawan Bontang FC. Seharusnya, laga di Jepara akan digelar sore.

“Karena, pada saat pertandingan nanti tetap akan disiarkan secara langsung atau live oleh salah satu stasiun televisi swasta,” tambahnya.

Menurut Mun’im, jika pertandingan digelar sore hari, disiarkan langsung hasilnya seperti kemarin bisa maksimal. Tetapi, jika malam hari akan sulit dilakukan dengan baik.

“Bagaimanapun juga kondisi lapangan yang kurang terang akan tetap mempengaruhi permainan,” sambungnya.

Oleh karena itu, pihaknya sangat bersyukur jika pertandingan bisa dimajukan dari jadwal yang sudah ditentukan. Sehingga, masyarakat Bojonegoro tetap bisa menikmatinya.

Seperti diketahui, kemarin pagi manajemen Persibo dan panpel mengirimkan surat keberatan menggelar pertandingan malam hari kepada BLI.

Selain alasan lampu, dari pengamanannya, pada siang atau sore hari akan lebih mudah dilakukan dari pada menggelar pertandingan pada malam hari.(dul/ted/beritajatim.com)