Jangan Terlalu Pede

Sartono Siap Mainkan Novan Setya
Persibo Bojonegoro nanti sore bakal menantang Persipro Probolinggo dalam laga kedua kompetisi Divisi Utama musim 2009/2010. Laga bakal berlangsung di Stadion Banyu Angga, Probolinggo. Kendati bermain di kandang lawan alias away, tim besutan Sartono Anwar itu tetap optimistis akan mampu meraih poin penuh (3 angka) alias menang.

Untuk memuluskan target itu, Pelatih Persibo Sartono Anwar akan memasang mayoritas pemain yang juga diturunkan dalam pertandingan perdana melawan Persigo Gorontalo, pekan lalu. Ketika itu Persibo unggul 4-1. Meski demikian, perubahan bakal dilakukan Sartono Anwar di lini belakang. “Kelihatannya Novan Setya akan dimainkan dalam pertandingan nanti,” katanya, kemarin (2/11) siang.

Dipasangnya Novan Setya, lanjut Sartono, bertujuan memperkuat benteng pertahanan Persibo, khususnya di bagian kiri. Novan akan menggantikan posisi Slamet Sampurno yang sebelumnya dimainkan dalam pertandingan perdana melawan Persigo di Stadion Letjen H. Soedirman, Bojonegoro. Sementara, Aris Tuansyah belum bisa diturunkan karena masih cedera. “Namun, untuk pastinya, kita lihat perkembangannya besok (hari ini, Red),” terangnya.

Untuk lini lainnya, baik tengah maupun depan, nyaris tidak ada perubahan. Menurut Sartono, di lini depan, dirinya akan kembali menurunkan tiga striker, yakni dua legiun asing, Abel Ciello dan Pierre Sakoli, serta satu pemain lokal, M. Irfan. Sementara di lini tengah, formasinya seperti di laga pertama.

Dengan komposisi pemain seperti itu dan formasi yang sama dengan laga perdana, yakni 3-4-3, Sartono berharap anak asuhnya pulang dengan membawa tiga poin. Meski, sampai sejauh ini dirinya belum mengetahui kekuatan tim lawan. “Yang terpenting, pemain harus optimistis menang, dan jangan sampai bersikap pesimis. Terkait hasil itu urusan belakang,” tegasnya. Dalam laga ini, Sartono membawa 19 pemain.

Persibo sendiri di atas kertas masih lebih baik dan percaya diri (pede) dibanding Persipro. Saat ini Persibo punya nilai tiga, hasil dari menang 4-1 atas Persigo. Sedangkan Persipro sudah berlaga dua kali, namun kalah terus alias nol. Sehingga, Persipro berada di dasar klasemen. Meski demikian, Sartono berharap catatan statistik itu tidak membuat anak asuhnya lengah. (rij/jpnn)