Hasil Uji Coba Terakhir Pra Kompetisi

Persijap kembali menunjukkan tajinya dengan mengalahkan kontestan Divisi Utama lainnya Persibo Bojonegoro dengan skor tipis 1-0, Sabtu (21/11/2009).

Gol semata wayang tuan rumah dilesakkan pemain pelapis Chanif Muhajirin di menit 51.

Berbeda ketika menghadapi PSIS, pada laga tadi sore Junaedi menurunkan hampir seluruh pemain utamanya. Pemain pelapis yang dipasang sebagai starter hanyalah Aulia Siregar. Dia mengisi tempat Ahmad Makhrus Bahtiar di lini pertahanan.

Namun, hingga babak pertama usai, tak satu golpun mampu disarangkan Persijap ke gawang tim berjuluk Laskar Angling Darma tersebut. Malah sebaliknya, Danang Wihatmoko dipaksa pontang-panting menyelamatkan gawangnya dari gempuran para pemain Persibo.

Tampil tanpa dua pilar di sektor sayap, Persibo mengandalkan M Irfan sebagai pengatur serangan. Pengalamannya saat membela Persijap musim lalu menjadi salah satu faktor yang membuat pemain ini mampu berkali-kali memecah konsentrasi pertahanan tuan rumah.

Selain faktor M Irfan, para pemain Persijap juga terbentur kondisi fisik yang menurun dibandingkan saat bertanding melawan PSIS.

Memasuki babak kedua, Junadi memasukkan sebagian besar pemain pelapis. Mereka antara lain Eki Nurhakim, Catur Lintang, M Taufiq, Chanif Muhajirin, dan Danan Puspito.

Pergantian ini berbuah manis. Chanif Muhajirin yang masuk menggantikan Nurul Huda di awal babak kedua berhasil memecah kebuntuan lini depan. Pemain berposisi gelandang serang ini mampu merusak pertahanan Persibo.

Tendangan kerasnya di menit 51 sempat membentur pemain belakang lawang, namun bola rebound tersebut mampu dimanfaatkan menjadi gol melalui sontekan kakinya yang gagal diblok kiper Persibo Heri Prasetyo.

Pelatih Persijap Junaedi mengatakan,sebenarnya sejak pertengahan babak pertama dia ingin memasukkan para pemain pelapis. Ini bertujuan agar penampilan mereka tidak jauh berbeda dengan pilar utama. Akan tetapi, karena Persijap tidak kunjung mencetak gol akhirnya pergantian baru dilakukan pada babak kedua.

“Harus diakui, stamina pemain menjadi salah satu kendala dalam pertandingan ini. Sebelum bertanding di laga resmi ISL mendatang, sebisa mungkin kami akan memasukkan program fisik lagi,” kata Junaedi.

Sementara, arsitek Persibo Sartono Anwar mengaku puas dengan hasil ini. Meskipun hasil akhir timnya harus mengakui keunggulan tuan rumah, namun bukan itu yang dicari Persibo.

“Dalam uji coba ini, kami ingin mematangkan kerangka tim untuk kompetisi mendatang. Secara garis besar, para pemain sudah mampu menjalankan strategi dengan baik,” jelasnya.

Absennya dua pilar di sektor sayap juga tidak menjadi masalah. Mengingat, dalam kompetisi nanti situasi seperti ini tidak menutup kemungkinan akan terjadi. Dia bersyukur karena pemain pelapis yang diturunkan berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.