Kelengahan Lini Belakang

Piala Indonesia: Persebaya vs Persibo 2-1
Persibo Bojonegoro harus mengakui keunggulan tim tuan rumah Persebaya Surabaya setelah kalah 1-2 dalam laga perdana 16 besar Piala Indonesia, kemarin (9/5) sore. Pertandingan berlangsung di Stadion Gelora Sepuluh November, Tambaksari, Surabaya.

Dua gol Persebaya Surabaya dicetak oleh Supriono pada menit 53 dan 58. Kedua gol ini tercipta setelah para pemain Persebaya mampu memanfaatkan keroposnya lini belakang Persibo usai tembok belakang Aris Tuansyah keluar lapangan karena cedera. Sementara satu gol Persibo dicetak oleh pemain pengganti Busari pada menit 84.

Hasil tersebut membuat langkah tim kebanggaan Kota Ledre ke babak delapan besar cukup berat. Sebab, Persibo mau tidak mau harus memenangkan dua pertandingan lainnya, yakni melawan Persib Bandung besok (11/5) dan Bontang FC pada 13 Mei nanti. Kedua tim kelasnya juga di aatas Persibo. “Ya mau bagaimana lagi,” kata Manajer Persibo Letkol Inf Taufik Risnendar seusai pertandingan.

Dia mengakui, sejak ditinggal Aris Tuansyah, lini belakang Persibo sangat kedodoran menghadapi serangan dari tim berjuluk Bajul Ijo tersebut. Keroposnya pertahanan Persibo ini menjadi salah satu pekerjaan rumah dalam menghadapi Persib Bandung dan Bontang FC. Apalagi, Persibo juga bakal menghadapi babak delapan besar Divisi Utama setelah ini. “Sebenarnya di babak pertama kita sudah tampil bagus dan bisa mengimbangi permainan tim lawan. Namun, lini belakang lengah di babak kedua,” tambah Pelatih Persibo Sartono Anwar. Akibat kesalahan tersebut, Persibo harus kebobolan dua gol dalam waktu yang tak terlalu lama melalui kaki Supriono

Meski demikian, Persibo memiliki cukup banyak peluang. Termasuk, tendangan Abel Ciellow Quioh di injury time yang melesak di atas mistar gawang. “Penyelesaian akhir sendiri juga kurang maksimal terbukti banyaknya peluang yang gagal menjadi gol,” ujar Sartono.

Kondisi Aris Mengkhawatirkan
Diakui atau tidak sejak kapten tim Persibo Aris Tuansyah ditarik keluar lapangan karena cedara, para pemain Persebaya dengan leluasa bisa memasuki kotak penalti. Aris sendiri cedera di pertengahan babak pertama setelah salah dalam mendarat usai meloncat berebut bola. Dia mendarat dengan tumpuan tungkai terlebih dahulu. “Kondisi berat tampil lawan Persib Bandung,” papar Asisten Manajer Persibo Bojonegoro Bidang Teknis Imam Sardjono.

Dia menjelaskan, lebih baik Aris tak dipaksakan main saat melawan Persib Bandung jika masih rawan. Sebab, Aris merupakan salah satu andalan Persibo yang bisa mengawal lini belakang. Sebelumnya, Steven Eko Kasangke, pilar lini belakang lainnya, juga cedera. Akibatnya, Persibo harus memainkan pemain lapis kedua. “Kita harus berpikir kepentingan lebih besar di babak delapan besar Divisi Utama,” imbuhnya.

Karena itu, Sardjono mengaku sudah berkoordinasi dengan Sartono Anwar mengenai perkembangan Persibo ke depan. Sartono sendiri juga tidak akan memaksakan Aris Tuansyah jika kondisinya belum memungkinkan. “Kita juga memang harus realistis,” katanya. (ade/fiq/jpnn)