Kerugian Persibo Diprediksi Bertambah

Kerugian Persibo Bojonegoro akibat bermain di luar Bojonegoro dipastikan bertambah. Sebab, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) setempat menjelaskan perbaikan Stadion Letjen H Soedirman baru selesai akhir Oktober nanti.

“Karena itu kami perkirakan empat laga home dari jadwal yang ada akan dilakukan di Stadion Brawijaya Kediri,” ujar Kepala DPU Bojonegoro, Andi Tjandra.

Dari jadwal yang ada, Persibo akan kembali menjalani laga home menjamu Persiwa Wamena (24/10) dan Persipura (28/10). Sebelum itu, pada 9 Oktober mendatang Persibo bakal menjalani pertandingan lawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan Malang.

Padahal, pertandingan melawan dua tim asal Papua itu merupakan laga big match Persibo. Sehingga, paling tidak dalam pertandingan tersebut akan mampu menyedot penonton yang lumayan banyak dibandingkan pertandingan dengan tim lain. “Tapi kami terus berusaha kebut penyelesaiannya,” kata Andi.

Dia menjelaskan, untuk proses lelang dana P-APBD sudah hampir selesai sehingga minggu depan bisa dimulai pengerjaannya.

Sementara itu, panpel Persibo hanya bisa pasrah dengan kondisi tersebut. “Ya mau bagaimana lagi,” kata bendahara panpel Persibo, Mashudi.

Dia mengatakan, jika memang Stadion Letjen H Soedirman belum bisa digunakan maka pihaknya tetap akan menggunakan Stadion Brawijaya Kediri. Konsekuensinya tentu harus menyewa dan mengeluarkan uang lebih banyak lagi. Dia memerkirakan kalau dua pertandingan lagi harus digelar di Kediri, maka potensi kerugian Persibo bisa menembus Rp 750 juta lebih. “Pertandingan lawan tim Papua kan termasuk yang ditunggu pendukung Persibo,” tuturnya. (ade/wid/jpnn)