Khawatirkan Prestasi Yo-yo Persibo

Dibanding tim lain jebolan Indonesia Super League (ISL), Persibo Bojonegoro paling tak bersinar di Liga Primer Indonesia (LPI). Hingga jelang tuntas putaran pertama, tim ini masih belum stabil walaupun secara persiapan jauh lebih awal dibanding tim lain.

Sejumlah langkah telah dilakukan, termasuk merekrut Luciano Leandro di jajaran pelatih. Duet Lucian0-Sartono Anwar pun belum menunjukkan perkembangan menggembirakan. Akhir pekan lalu Persibo kembali takluk di kandang PSM Makassar.

Tak heran jika prestasi naik turun ala Yo-yo itu membuat Laskar Angling Dharma tak konsisten di papan klasemen. Sempat menjanjikan dengan nangkring di urutan empat, kini mereka melorot lagi ke urutan tujuh setelah dihantam Persebaya 1927 dan PSM Makassar.

“Sangat jelas tim ini belum sepenuhnya stabil. Mungkin masih perlu pembenahan lagi. Jika kehadiran Luciano belum memberikan kontribusi, berarti harus ada perubahan komposisi pemain,” kata Ketua Umum Persibo Bojonegoro Taufik Riesnendar.

Namun untuk bongkar pasang pemain masih akan dilakukan seusai putaran pertama nanti. Kini Persibo masih melihat sejauh mana kemampuan tim dengan kekuatan yang ada. Terdekat, tim oranye ini akan menjamu Solo FC di Stadion letjen Soedirman, Sabtu (14/52011) besok.

Beberapa laga sebelum putaran pertama usai, bakal dijadikan ajang evaluasi terhadap kinerja tim. Taufik sendiri mengaku tak segan mencoret pemain yang tidak memberikan kontribusi maksimal dan mencari pemain yang lebih segar. Itu semua demi prestasi Persibo yang masih terus berambisi menjadi tim bergengsi.

Secara blak-blakan, pihak manajemen juga mengutarakan keinginan bersaing dengan Persema maupun Persebaya di papan atas. Selain sudah berpengalaman di kompetisi dan secara mental lebih mumpuni, Persibo juga merasa mempunyai potensi untuk bisa lebih baik.

Sayang keinginan itu belum bisa menjadi kenyataan karena prestasi tim asal Kota Kedre yang tak menentu. “Pelatih kita bebaskan melakukan evaluasi. Jika memang membutuhkan tambahan pemain, silakan saja. Yang pasti kita harus lebih baik lagi,” tandas Taufik.

Ia sekaligus mengaku khawatir prestasi semakin menurun jika pembenahan tak secepatnya dilakukan. Pasalnya, rentetan hasil kurang meyakinkan bakal berpengaruh langsung kepada mental pemain. Apalagi tim-tim LPI lain semakin matang di kompetisi.(hmr/okezone.com)