Kirimkan Tim Divisi Utama

Persibo Bojonegoro tak akan menurunkan tim gabungan senior-junior untuk menghadapi Liga Jatim tahun ini. Mereka akan menerjunkan tim yang dipersiapkan menghadapi kompetisi divisi utama musim ini.

Kepastian menurunkan tim senior itu disampaikan Manajer Persibo Letkol (Inf) Kup Yanto Setyono. Menurut dia, kepastian tersebut diperoleh setelah dirinya mengadakan rapat bersama internal manajemen tim berjuluk Laskar Angling Dharma ini Rabu malam lalu. “Dan semua sepakat mengirimkan tim senior,” tuturnya di sela-sela menyaksikan latihan di Stadion Letjend H Soedirman Bojonegoro kemarin sore.

Pria yang juga komandan Kodim 0813 itu menuturkan, saat ini sebagian besar kerangka tim Persibo senior sudah terbentuk. Untuk kekurangan pemain lainnya, dilakukan bertahap melalui seleksi. Salah satu cara untuk menyeleksi pemain sekaligus pemantapan tim yang ada, kata Kup Yanto, melalui uji coba. “Nah, daripada cari lawan, kami ikut saja Liga Jatim,” ujarnya.

Karena untuk pemantapan tim, Kup Yanto tak membebani Iswandi Dai dkk dengan target berat. Dia hanya berharap anak asuhan Gusnul Yakin itu bisa bermain maksimal dalam setiap pertandingan. “Tim kan belum utuh masih tambal sulam,” jelasnya.

Dia berharap momen Liga Jatim yang dimulai 15 Mei nanti bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kepada para pemain yang masih seleksi, Kup Yanto meminta mereka untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. “Untuk pelatih ya agar bisa menafaatkan momen ini guna memantapkan tim dan membenahi kekurangan, termasuk pemain yang dibutuhkan,” tuturnya.

Dua Pemain Melamar

Pemain yang ingin mengadu nasib di Persibo masih berdatangan. Kemarin, dua pemain mengikuti seleksi di Stadion Letjend H Soedirman. Keduanya adalah Khoirul, mantan striker PSB Bireuen dan gelandang serang asal Liberia Yellow.

Kedua pemain tersebut mengikuti latihan di bawah arahan pelatih Gusnul Yakin bersama 22 pemain lainnya. Gusnul kepada wartawan koran ini mengaku belum bisa melihat kemampuan maksimal dua pemain seleksi baru tersebut. Alasannya, keduanya baru sehari bergabung. “Belum belum bisa kami nilai,” katanya.

Sementara nasib gelandang serang yang bisa berposisi striker Dydy Roberu juga belum jelas. Pemain asing yang sudah seminggu mengikuti seleksi masih terus ingin dijajal Gusnul. Menurut pelatih asal Malang itu, dirinya ingin mengetahui permainan Dydy secara tim. Secara individu skill, Gusnul menyatakan pemain tersebut cukup bagus. “Saya tidak ingin terburu-buru, daripada salah ngambil,” ujarnya. (ade)
(sumber :Radar Bojonegoro)

No comments yet.

Leave a Reply