Komdis Denda Panpel Persibo 10 Juta

Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kembali mengeluarkan keputusan terkait beberapa masalah yang terjadi pada kompetisi sepak bola di tanah air. Tak tanggung-tanggung, kali ini, lembaga yang diketuai Bernhard Limbong tersebut mengeluarkan enam keputusan.
Kasus yang terjadi saat pertandingan Persibo Bojonegoro kontra Persebaya Surabaya pada 10 Maret lalu, menjadi salah satu yang diputus. Panpel pertandingan Persibo akhirnya mendapat denda Rp 10 juta.
Bernhard menjelaskan denda diberikan karena Panpel tuan rumah tidak bisa menjalankan kewajiban. Saat itu, sebelum kick-off, suporter Persebaya sempat masuk ke dalam lapangan. Akibatnya pertandingan pun harus tertunda selama 15 menit.
“Mereka didenda karena tak bisa menyelenggarakan pertandingan yang nyaman. Itu sesuai dengan kode disiplin,” kata wakil ketua Komdis PSSI Catur Agus Saptono, kemarin (4/3).
Selain Panpel Persibo, penjaga gawang PSM Makassar Denny Marcel juga harus menerima sanksi dan membayar denda Rp 15 juta. Itu karena dia menyerang dan menendang asisten wasit II pada pertandingan Persibo lawan PSM 19 Februari lalu.
Pemain lain yang diputus bersalah karena melanggar kode displin dan mendapat sanksi adalah Tommy Rifka. Dia dianggap bersalah karena telah melakukan protes keras serta menyerang asisten wasit saat pertandingan Semen Padang melawan PSMS Medan (18/3).
Namun, pemain Semen Padang itu tidak harus membayar denda seperti Marcell. Dia mendapat hukuman tambahan tidak boleh tampil di dua pertandingan. Sebelumnya, dia juga dihukum satu pertandingan karena mendapat kartu merah setelah menyerang asisten wasit.
Tiga keputusan lainnya, Komdis akhirnya mengeluarkan sanksi untuk 32 perangkat pertandingan. Mereka dihukum karena ngotot memimpin pertandingan di luar liga resmi yang diakui PSSI. Sayang, Catur belum menyebut hukuman resmi yang dikeluarkan karena masih menunggu tanda tangan.
Komdis juga memutuskan menolak nota keberatan dua klub yang merasa dirugikan saat bermain tandang. Pertama, adalah protes PS Bangka saat dijamu Persikasi Bekasi 8 Februari lalu. Protes keputusan wasit ditolak karena tak cukup alat bukti.
Kedua, pertandingan antara PSBL kontra Persikasi. Dimana, PSBL protes karena pertandingan tiba-tiba ditunda sehari akibat kondisi lapangan yang banjir. “Itu sudah menjadi keputusan wasit, jadi bukan karena sengaja diundur panpel,” papar Catur.
Meski telah mengeluarkan keputusan, Komdis ternyata baru mengirimkan pemberitahuan ke klub-klub yang terkena putusan itu, kemarin (4/3). Untuk penyelesaian denda, pihak PSSI akan menunggu paling lambat hingga kompetisi usai. (jpnn)

3 Responses to “Komdis Denda Panpel Persibo 10 Juta”

  1. iwan boro lintas barat
    April 5, 2012 at 12:11 pm #

    wauwwwwwwwwwwwww

    [Reply]

  2. 100% orangE
    April 5, 2012 at 10:11 pm #

    bonek berulah, persibo dapat musibah….
    udah gak bisa main dikandang, kena denda 10jt lagi,,,,

    [Reply]

  3. falatehan afel batu
    April 6, 2012 at 7:56 am #

    wa lapo bolo2an m bonek…..jd diri sendiri aj lah…jd orange tnpa warna lain

    [Reply]

Leave a Reply