Lanjutkan Hegemoni

Nanti Sore Jamu PSS Sleman
Nanti sore tim Persibo Bojonegoro akan kembali melakoni laga kandang dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia. Tim kebanggaan Kota Ledre ini akan menjamu tamunya, PSS Sleman, di Stadion Letjen H. Soedirman.

Bagi kedua tim, pertemuan nanti sore bukanlah yang pertama. Di kasta Divisi Utama tahun lalu keduanya juga sudah pernah bertemu. Dalam laga di Stadion Wilis Madiun, Persibo yang kala itu ditinggal pelatihnya Gusnul Yakin menang dengan skor 3-1. Namun, saat berlaga di kandang PSS Sleman, Persibo yang kala itu sudah ditangani Sartono Anwar, mampu menahan imbang tuan rumah dengan skor 1-1.

Dari sisi klasemen sementara, Persibo lebih unggul. Saat ini Persibo berada di urutan kelima dengan mengemas enam poin, hasil dari empat kali bertanding dengan dua kali menang dan dua kali kalah. Sementara PSS Sleman yang berjuluk Elang Jawa di posisi sembilan, mengemas empat poin hasil dari lima kali laga, dengan sekali menang, sekali seri dan tiga kali kalah.

Di laga terakhir sebelum kedua tim bersua, PSS Sleman yang bertandang ke Mojokerto Putra harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 3-1. Sementara Persibo baru menang dengan pesta gol di kandang atas tamunya PSIM Jogjakarta, 5-0.

Meski secara mental Persibo lebih fresh, Persibo belum full team. Saat ini Persibo masih harus bermain tanpa sang kapten, Aris Tuansyah. Pemain jangkung tersebut hingga kini masih berkutat dengan cedera hamstring. Meski demikian, saat menghadapi PSIM tanpa Aris pun barisan belakang Persibo masih kokoh. Karena itu, dalam laga ini Persibo juga dituntut menang. Anak asuh Sartono ini dituntut untuk melanjutkan hegemoni. “Memang di kandang itu harus (menang),” kata Pelatih Persibo Sartono Anwar.

Untuk mengulang kesuksesan di laga sebelumnya, komposisi pemain yang diturunkan, tak beda jauh dengan saat melawan PSIM. Bagi Sartono, yang paling penting tim menang dulu. Dia berharap para pemain tetap mengutamakan kerjasama antarlini. Meski semua pemain PSS Sleman adalah pemain lokal, dia berharap anak asuhnya tak meremehkan.

Di bagian lain, Pelatih PSS Sleman Yance Metmey menyatakan siap memberikan permainan dan tontonan terbaik. Dengan catatan semua dilakukan secara fairplay. “Kalau fairplay kita tak masalah, tapi kita berharap seri,” tegasnya.

Dia menepis anggapan akan menerapkan negative football saat menghadapi tim berjuluk Laskar Angling Dharma ini. Menurut dia, sepak bola seperti itu bukan yang dianutnya. “Kita tetap menerapkan aturan dan kaidah sepak bola yang benar,” imbuhnya. (ade/jpnn)