Lawan Persebaya Dulu

Setelah memindah lokasi pertandingan grup K babak 16 besar Piala Indonesia dari Bandung ke Surabaya, PT Liga Indonesia kemarin (30/4) merilis jadwal pertandingan grup tersebut. Sesuai jadwal yang diterima manajemen Persibo, tim polesan Sartono Anwar akan menjalani laga perdana melawan tuan rumah Persebaya Surabaya. Laga di Gelora 10 Nopember Surabaya itu dihelat 9 Mei nanti.

Dua hari kemudian, Persibo meladeni Persib Bandung. Setelah itu, Aris Tuansyah dkk menutup laga di grup ini dengan menantang Bontang FC, 13 Mei nanti. “Berarti ada jeda waktu lima hari (dari laga lawan Bontang FC) sebelum babak delapan besar divisi utama,” kata Manajer Persibo Letkol Inf Taufik Risnendar.

Menurut dia, secara umum tidak ada masalah dengan jadwal pertandingan tersebut. Pria yang juga komandan Kodim itu menuturkan, keluarnya jadwal laga itu bisa membuat manajemen merencanakan kapan keberangkatan ke Surabaya. “Kalau awalnya kita rencanakan berangkat 6 Mei nanti, jika dimulai tanggal 8 Mei mendatang,” ujarnya.

Taufik menjelaskan, persiapan Persibo hingga saat ini tidak ada masalah. Tim kebanggaan warga Kota Ledre ini masih memilih kesempatan beberapa hari untuk membenahi kekurangan yang ada. “Dengan persiapan yang cukup, kita optimistis bisa meraih hasil maksimal,” imbuhnya.

Mengenai target, Taufik menyatakan bahwa manajemen tim Persibo tidak memberikan target khusus di Piala Indonesia. Sebab, target utama Persibo lolos ke Indonesia Super League (ISL) musim depan. Meski demikian, Taufik berharap para pemain tetap menunjukkan kemampuan maksimal. Laga di 16 besar Piala Indonesia ini bisa dijasikan persiapan terakhir sebelum melakoni putaran delapan besar kompetisi divisi utama. “Karena target kita sesungguhnya ada di kompetisi divisi utama,” ujarnya.

Menurut dia, dikepung tiga tim berlabel ISL cukup bagus bagi Persibo sebagai persiapan menghadapi putaran delapan besar kompetisi divisi utama. Meski secara kualitas rata-rata skill pemain Persibo kalah, bukan berarti tim berkostum kebesaran oranye ini bakal menyerah begitu saja. “Kami tak ingin menjadi pelengkap saja, karena itu kami akan fight,” kata Taufik. (ade/yan/jpnn)