Leg Kedua Kembali 15 Juni

BLI Tidak Konsisten Lagi
Copa IndonesiaBadan Liga Indonesia (BLI) kembali tidak konsisten dalam penerapan jadwal delapan besar Copa Indonesia. BLI kembali menganulir pemunduran jadwal delapan besar Copa Indonesia leg kedua antara Persibo Bojonegoro dan Sriwijaya FC di Stadion Letjen H. Soedirman Bojonegoro. Karena itu, kesan yang muncul, perubahan jadwal tersebut untuk memenuhi permintaan Sriwijaya FC sebagai tim unggulan.

Sebelumnya, pada leg pertama Sriwijaya FC meminta pengunduran jadwal dari 14 Mei menjadi 28 Mei. Alasannya, Sriwijaya FC masih menjalani tour di Jawa. BLI pun menurutinya.

Kemudian, BLI menetapkan pertandingan delapan besar leg kedua Copa Indonesia antara tuan rumah Persibo dan Sriwijaya ditetapkan pada 15 Juni. Namun, BLI memundurkan jadwal leg kedua itu menjadi 16 Juni. Dan kini, BLI mengembalikan jadwal leg kedua Copa Indonesia di Bojonegoro seperti semula alias tetap 15 Juni nanti dengan alasan permintaan sponsor.

Penundaan jadwal itu tertuang dalam surat BLI tertanggal 5 Juni 2009. Surat bernomor 0660/A-04/BLI.3.1 V/2009 yang diteken Ketua BLI Andi Darussalam ini menyatakan, laga diundur karena permintaan sponsor, sehingga jadwalnya dikembalikan semula (pada 15 Juni). Surat itu juga menyertakan alasan tim tamu Sriwijaya FC yang keberatan kalau laga dilaksanakan pada 16 Juni.

Perubahan jadwal itu mengagetkan jajaran panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persibo. Ketua Panpel Persibo Kapten Inf Hendy K. mengaku terkejut dengan perubahan jadwal tersebut. Sebab, sebelumnya telah dilakukan perubahan. Namun, baru beberapa hari sudah dirubah lagi. “Dan kita baru menerima surat (pengembalian jadwal seperti semula, Red)-nya,” ungkap Hendy kepada Radar Bojonegoro kemarin (7/6).

Danramil Balen itu menyatakan, dari segi teknis memang tidak masalah karena waktunya masih panjang. Hanya, ketidakkonsistenan itu membuat pihaknya harus mengirimkan kembali surat-surat ke instansi terkait. “Padahal kita sudah kirim surat ke polres dan pihak-pihak terkait setelah menerima pengunduran jadwal beberapa hari lalu,” terangnya.

Dia memperkirakan, jumlah penonton akan menurun, sehingga pendapatan dari tiket juga bakal merosot. Alasannya, pertandingan tidak berlangsung pada hari libur, melainkan pada hari efektif, yakni Senin (15/6).

Terpisah, Asisten Manajer Bidang Teknis Persibo Imam Sardjono mengakui, pemajuan jadwal laga tak masalah. Hanya, dari sisi teknis program latihan Persibo harus kembali seperti semula. “Memang tinggal kembali ke jadwal awal termasuk program latihannya,” tegasnya. (ade/jpnn)