Manajemen Pantau Tiga Pemain Asingnya

Walaupun latihan telah digelar dua minggu lebih oleh pelatih Sartono Anwar, sampai sekarang ini tiga pemain Persibo Bojonegoro belum bisa bergabung. Hal itu yang membuat manajemen terus memantau perkembangan ketiga pemain yang bersangkutan. Sebab, jika tidak dilakukan, maka pemain yang bersangkutan bisa lebih lama berada di Jakarta atau luar negeri.

Tiga pemain yang dimaksud adalah gelandang serang asal Tiongkok, Li Zhi Xing, pemain bertahan Eduardo Bizarro dan striker Eugene Dadi. Manajer Persibo, Taufiq Risnendar menjelaskan, jika pihaknya setiap saat selalu menghubungi ketiga pemain tersebut. Tujuannya, lebih mengetahui posisi pemain bersangkutan dan apa yang sedang dilakukan. Jangan sampai, persoalan dan agenda yang sudah ditentukan tidak sesuai dengan keadaannya.

“Terakhir kita hubungi Sabtu kemarin, dan sehari ini belum kita kontak lagi,” jelasnya.

Ia berharap, secepatnya mereka bisa bergabung dengan Sartono Anwar, agar mengikuti perkembangan tim. Jangan sampai, kondisi mereka jauh dari standar yang diinginkan pelatih.

Sebab, Victor Da Silva dan kawan-kawan akan menghadapi tim-tim tangguh di Superliga 2010/11. Pihaknya berharap, mereka juga bisa menyesuaikan dengan para pemain yang sudah lama bergabung.

“Jangan sampai saat bergabung nanti kondisi fisiknya drop. Sehingga bisa membuat persiapan Persibo terganggu,” lanjutnya.

Ditanya mengenai sanksi yang akan diberikan manajemen kepada pemain yang belum pulang ke Bojonegoro, Taufiq akan melihat terlebih dahulu persoalan yang terjadi.

Sejauh ini, manajemen hanya mengetahui pemain yang bersangkutan ada kendala pada surat-surat yang dimiliki saat mengurus izin kerja di Indonesia.

“Kalau Dadi masih memperpanjang paspor di Prancis, dan sebelumnya bolak-balik ke Australia,” sambungnya.

Semua itu akan dipelajari manajemen sebelum memutuskan sanksi tegas seperti yang diinginkan oleh pelatih Sartono Anwar.

“Kita memahami kondisi pelatih yang menginginkan semua pemainnya lengkap saat latihan,” terangnya.

“Karena, untuk bisa menjalankan teknik, tidak bisa pemainnya kurang, soliditas yang dibangun bisa terganggu saat melakukan rotasi pemain.” (gk-25/goal.com)