Manajemen Persibo Siap Datangkan Wallace

Pemain sepak bola asal Brazil, Wallace Rodrigues, kini menjadi incaran Pelatih Persibo Bojonegoro untuk menggantikan posisi striker Jairon Feliciano.

Jairon dikabarkan akan didepak oleh manajemen lantaran tidak mampu menampilkan permainan terbaiknya. Ia bahkan dituding mandul oleh suporter Persibo, Boromania.

Pelatih Persibo, Paulo Camargo mengatakan, mantan pemain Tangerang Wolves yang kini bermain di Persipasi Bekasi sudah dihubungi oleh manajemen untuk diikat kontrak.

“Pemilihan Wallace ini sebagai ancang-ancang pengganti Jairon yang dikabarkan akan didepak oleh managemen. Dan kini Wallace sendiri masih berkoordinasi dengan pihak manajemen mengenai nilai kontraknya,” jelas Paulo.

Pihaknya beranggapan, jika mudah-mudahan pemain yang bersangkutan itu bisa kontrak dan mampu menambah daya gedor dari Skuad Laskar Angling Dharma setelah hilangnya Jairon.

Sejauh ini, menurutnya permainan Jairon dianggapnya masih baik. Dimana ia melakukan pekerjaaannya sebagai pemain yang tidak individual, dan terkesan sering melakukan bermain untuk tim.

Akan tetapi dari hal itu, Boromania banyak yang meminta agar Jairon segera dipecat, dan jajaran pelatih hanya pasrah dengan pihak manajemen.

“Nantinya Wallacer setelah dikontrak manajemen akan datang ke Bojonegoro tanpa melalui seleksi. Sebab, kami sudah mengetahui gaya pemainannya saat membela Tangerang Wolves,” pungkas pria asal Brazil itu. [syah/yud]

23 Responses to “Manajemen Persibo Siap Datangkan Wallace”

  1. Seng nyel
    March 16, 2012 at 9:48 pm #

    Gk trknal neh kuwi,gk meyakinkn blas.. Seng d goleki kox pmaen brazil tok wae,! huh…

    [Reply]

  2. bogang
    March 17, 2012 at 6:59 am #

    penak wi maine………..

    [Reply]

  3. boro bogor
    March 17, 2012 at 7:29 am #

    ora tau krungu………..!!

    [Reply]

  4. anti bonek
    March 17, 2012 at 7:44 am #

    perry sah kollie wae

    [Reply]

  5. iwan
    March 17, 2012 at 9:15 am #

    Pengamat sepakbola nasional,
    Rayana Zakarsurya mengatakan
    Federasi Sepakbola Internasional
    (FIFA) tidak akan melayani
    permintaan Kongres Luar Biasa
    yang datang dari kelompok atau
    organisasi yang bukan
    anggotanya.
    Untuk itulah, Rayana Zakasurya
    optimis pengurus PSSI di bawah
    komando Djohar Arifin Husin
    tidak akan tergoyangkan oleh
    kelompok atau organisasi
    manapun yang bukan anggota
    FIFA.
    “FIFA memiliki regulasi sepakbola
    sendiri, siapa yang tidak ingin
    memenuhi regulasinya, silahkan
    keluar dari keanggotaan FIFA dan
    bikin sendiri kompetisi. FIFA
    memang organisasi absolut yang
    tidak bisa diintervensi oleh siapa
    pun termasuk kepala negara
    sekalipun,” ungkap Rayana
    Zakasurya dihubungi melalui
    telepon selulernya, Kamis
    (15/3/2012).
    Begitu pun saat Ketua KONI Pusat
    Tono Suratman ingin mengambil
    alih PSSI jika terjadi kebuntuan
    dalam usaha menyelesaikan
    konflik di PSSI, Rayana Zakasurya
    mengatakan harusnya KONI Pusat
    cerdas.
    “KONI tidak cerdas jika
    mengambil alih PSSI, karena FIFA
    tidak mengenal itu yang namanya
    KONI, ini sepakbola, tidak bisa
    disamakan dengan organisasi
    lain di bawah payung KONI. KONI
    hanya sebatas mengayomi induk
    olahraga yang ada di bawahnya,
    tetapi jangan terlalu jauh
    mengintervensi dengan
    mengambil alih kepengurusan
    PSSI,” tutur Rayana Zakasurya.
    Dikatakan Rayana, era KONI
    dipimpin Rita Subowo, saat itu
    kepemimpinan PSSI sebelum
    Djohar Arifin mendapat berbagai
    tekanan lantaran prestasi
    sepakbola tidak ada, selain itu
    kasus yang menimpa ketua
    umum saat itu, Nurdin Halid yang
    dijebloskan ke Rutan Salemba,
    Rita Subowo tidak lantas
    mengeluarkan pernyataan ingin
    mengambil alih PSSI atau
    membekukan organisasi PSSI.
    “Rita Subowo cerdas karena
    memahami regulasi FIFA, Rita
    hanya sebatas mendengarkan
    masukan yang memang tidak
    mengintervensi. PSSI itu bukan
    milik siapa-siapa, bukan juga
    milik pemerintah, tetapi milik
    FIFA,” jelas Rayana.
    Dengan demikian, menurut
    Rayana, segala sesuatu yang
    berhubungan dengan regulasi,
    jangan coba-coba pihak luar
    mencampuri urusan PSSI. “FIFA
    sudah merestui kepemimpinan
    Djohar Arifin Husin, dan
    mengesahkan komite
    eksekutifnya, jika ada masalah
    yang berhubungan dengan
    pelanggaran statuta, seperti
    terlibat korupsi atau pun suap,
    baru FIFA mencabut Djohar Arifin.
    Saat ini PSSI adem ayem kok,
    tidak ada masalah, yang
    bermasalah itu kan di luar PSSI
    yang tidak jelas statusnya,” papar
    Rayana.
    Menurut Rayana, selama PSSI
    tidak melanggar statuta seperti
    terkait kasus suap dan korupsi,
    FIFA tidak akan mencampuri
    urusan federasi sepakbola yang
    merupakan anggotanya.
    “Saya yakin FIFA tetap pada
    komitmennya, perlu diingat
    bahwa KLB itu agenda FIFA, jika
    tidak diagendakan FIFA tentu
    FIFA tak akan merestuinya,”
    selorohnya.

    [Reply]

  6. Dasterlink
    March 17, 2012 at 9:27 am #

    siip mas iwan

    [Reply]

  7. tanda tanya
    March 17, 2012 at 12:39 pm #

    yo mugo wae pssi saiki tambah solid wae. ben ayem persibo sak borone.

    [Reply]

    tanda seru Reply:

    ribut ae mas,mas!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    [Reply]

  8. Kaka' Boro
    March 17, 2012 at 11:56 pm #

    PSSI sekarang masih (Politik Sepak Bola Seluruh Indonesia)..

    [Reply]

  9. Enio Tardini
    March 18, 2012 at 8:27 am #

    sing penting capolista …

    [Reply]

  10. kapten Boromania sby
    March 18, 2012 at 10:13 am #

    g ngurusi PSSi ngurusi Persibo q

    hahahahasyeeeek

    [Reply]

  11. Thoxs
    March 18, 2012 at 4:40 pm #

    Liga tarkam

    [Reply]

  12. The Janggel
    March 18, 2012 at 4:47 pm #

    Tarkam gak popo sing pnting gak nggarong APBD, wis rese tapi sombong(ulang-ulangane nurdin yo ngono kuwi).

    [Reply]

  13. boro sawit
    March 18, 2012 at 7:45 pm #

    tuku de poras wae gak kuat kok arep ngincer hilton & ponaryo…aneh2 ae persibo iki

    [Reply]

  14. cholis boro kepohkidul
    March 19, 2012 at 1:20 am #

    yang penting jairon OUT

    [Reply]

  15. aku boromania
    March 19, 2012 at 9:19 am #

    Lha ngunu lo.. jairon ndang cepet2 di buak wae..

    [Reply]

  16. chicho
    March 20, 2012 at 9:20 am #

    Lha mna nie hasil seleksi pemainx yg slama 3 hri???? Kok g’ da brita trbarux min?????

    [Reply]

  17. Ole ole
    March 20, 2012 at 8:20 pm #

    Siapa yg mau daftar kpsi jilid 3(komisi pengemar sepakbola indonesia)..dgn misi..1.mendukung pssi djohar biar persibo eksis dikasta tertinggi 2.menolak pssi kpsi biar persibo tdk degradasi ke dvsi l..3.bila dibekukan fifa nasibnya sama2 mulai dr nol

    [Reply]

  18. falatehan afel batu
    March 21, 2012 at 7:56 am #

    okezone—Persibo Bojonegoro masih berupaya mendapatkan striker pengganti Jairon Feliciano yang melempem sepanjang putaran pertama Indonesian Premier Leagua (IPL). Ada dua pemain yang menjadi incaran Persibo, yakni Pavel Solomin (Usbekistan) dan Darius Ayyubi (Iran).

    Pavel Solomin masuk radar tim berjuluk Laskar Angling Dharma karena pernah memperkuat tim besar seperti Sriwijaya FC dan Persisam Samarinda. Kemungkinan Persibo bakal serius melakukan pendekatan kepada pemain berusia 29 tahun ini karena peluang mendapatkan Darius Ayyubi sedikit tertutup.
    Disebutkan manajemen Persibo, Darius masih bermasalah dengan dokumennya sehingga menunggu waktu lama untuk bisa merekrutnya. Sedangkan Pavel Solomin kini bermain di liga Hongkong dan dikabarkan bersedia kembali ke Indonesia jika ada tawaran yang cocok.

    Walau sebenarnya Solomin tidak begitu cemerlang bersama Sriwijaya FC dan Persisam, namun ia pilihan paling realistis.

    “Saat seperti ini sangat sulit memilih pemain berkualitas. Jadi kami akan mencoba transfer yang memungkinkan, karena masih ada kemungkinan pemain baru nanti cocok di Persibo walau sebelumnya tak begitu istimewa,” ungkap Manajer Tim Persibo Nur Yahya.

    Manajemen merespons keinginan Boromania, supporter Persibo, untuk mencari pengganti Jairon Feliciano yang setengah musim tanpa gol. Sebelumnya Boromania menginginkan timnya mendatangkan striker Persija Jakarta Emanuel De Porras, namun terganjal harga kontrak yang terlalu tinggi.

    Selain penambahan pemain asing, kini tim oranye juga sibuk mencari tambahan skuad lokal. Sejumlah nama direncanakan bakal menjalin pembicaraan dengan manajemen, diantaranya Salim Alaydrus (Persikabo Bogor), Ardiansyah (Persikab bandung), serta Abdi Gusti (Persisam Samarinda) dan Taufik Siregar (PSPS pekanbaru).

    Untuk pemain lokal yang rencananya bakal melalui tahap seleksi terlebih dulu, pelatih Paulo Camargo tak berambisi mendatangkan pemain bintang. Ia cukup melihat kemampuan pemain dan bakal direkrut jika cocok dengan kebutuhan tim. Camargo sejauh ini memang dikenal sebagai pelatih yang mengorbitkan pemaon non-bintang

    [Reply]

  19. masnugg
    March 21, 2012 at 2:54 pm #

    joss :)

    [Reply]

  20. ELKO
    March 23, 2012 at 11:41 pm #

    mantab! Mbah camargo terbukti sukses mengorbitkan nur iskandar, sehingga dia masuk timnas.

    [Reply]

    falatehan afel batu Reply:

    berharap juga mngorbitkan pmain muda asli bjn lainnya…..

    [Reply]

  21. donaLd
    March 26, 2012 at 1:38 am #

    Persibo maju terus…. Bisa bersaing pada akhirnya di kancah sepakbola yang kompetitif, walau untuk itu banyak persyaratan yang diperlukan!

    [Reply]

Leave a Reply