Manajemen Pusing Belum Bisa Bayar Gaji Pemain

Jajaran Manajemen Persibo Bojonegoro, Jatim, pusing karena belum bisa membayar gaji para pemainnya untuk September, menjelang laga melawan Persema Malang, 9 Oktober ini.

“Kami kesulitan dana membayar gaji pemain untuk September ini, yang besarnya sekitar Rp1 miliar,” kata Asisten Manajer Bidang Keuangan Persibo Bojonegoro, Abdul Mun’im, Selasa.

Dia menyatakan, sudah mengajukan pencairan dana alokasi bagi Persibo ke Koni Bojonegoro yang masih tersisa sebesar Rp500 juta. Dengan dana itu, direncanakan untuk membayar gaji pemain dengan mencari tambahan pinjaman kepada pihak ketiga.

Namun, menurut dia, belum ada tanda-tanda dana yang tersisa sebesar Rp500 juta tersebut, bisa dicairkan. Alasannya, pertangungjawaban pemanfaatan dana yang sebelumnya telah dicairkan, masih ada kesalahan dalam pelaporannya.

“SPJ sudah kami perbaiki dan dikembalikan lagi ke Koni,” ungkapnya.

Dia mengkhawatirkan, karena gaji September belum cair, akan mempengaruhi penampilan Tim Persibo dalam laga tandang melawan Persema, Malang.”Semua jajaran Manajemen Persibo sangat mengharapkan, dana yang tersisa Rp500 juta bisa cair,” katanya mengungkapkan.

Di dalam APBD 2010 ini, Persibo Bojonegoro menerima dana hibah sebesar Rp 4 milliar. Dari dana tersebut Rp1,5 miliar, dimanfaatkan menutup kekurangan Persibo, dalam kompetisi Divisi Utama musim yang lalu. Sedangkan sebesar Rp2 miliar, dimanfaatkan untuk persiapan pembentukan Tim Persibo, menghadapi kompetisi SLI 2010-2011.

Sementara itu, di dalam Perubahan APBD 2010 ini, Persibo mendapatkan tambahan Rp2,3 miliar yang pencairannya menunggu pengesahan P APBD. Diperhitungkan, kebutuhan Persibo dalam SLI 2010 – 2011, mencapai Rp14 miliar.(antara)