Manajemen Usulkan Perubahan Jadwal

Manajer Persibo Bojonegoro, Jawa Timur, masih menunggu persetujuan Badan Liga Indonesia (BLI) yang berisi perubahan tiga jadwal pertandingan Persibo dari laga kandang menjadi laga tandang.

“Surat sudah kami kirimkan kepada BLI sepekan yang lalu, hingga sekarang belum ada jawaban. Sebab, Oktober mendatang stadion Wilis Madiun tidak bisa ditempati sebagai kandang Persibo karena ada pilkada,” kata Asisten Manajer Bidang Teknis Persibo, Abdul Kholiq, di Bojonegero, Jumat (29/8).

Di dalam surat yang disampaikan kepada BLI tersebut juga dilampirkan surat dari KPU Madiun yang berisi jadwal pilkada. Disebutkan, pada Oktober itu, Persibo mempunyai jadwal menjalani tiga laga kandang yakni melawan Persekabpas Pasuruan, Persema Malang dan Gresik United.

Karena itu, katanya, di dalam surat itu, kalau memang mendapatkan persetujuan perubahan jadwal kandang menjadi tandang, Persibo juga meminta pada putaran kedua kompetisi divisi utama, tiga jadwal tandang diganti menjadi laga kandang.

“Jawaban secara resmi dari BLI sangat kami tunggu,” katanya.

Menurut dia, jawaban kepastian permintaan manajer Persibo tersebut sangat diharapkan dengan pertimbangan tidak mengganggu berbagai persiapan Panpel.

Meski demikian, menurut Abdul Kholiq, pihaknya juga ancang-ancang mencari alternatif stadion lainnya untuk ditempati Persibo untuk laga kandang itu, kalau surat yang turun dari BLI berbeda dengan keinginan Persibo.

Sebagai alternatif stadion yang bisa dimanfaatkan Persibo pada tiga laga kandang yaitu stadion Tambaksari Surabaya, stadion Surajaya Lamongan dan stadion Manahan Solo. “Yang mana yang dipilih tinggal kami menyesuaikan dengan tuan rumah,” katanya. (kpl/rif)
(Sumber : Kapanlagi)