Manajer Persibo: Main Aman Saja Kang

Babak 8 Besar Divisi Utama: Deltras vs Persibo
Sudah pastinya Persibo Bojonegoro melangkah ke babak semifinal Devisi Utama Liga Indonesia tahun ini, kemungkinan besar akan membuat laga sore nanti yang disiarkan ANTV Pkl. 15.00 WIB, sebagai formalitas belaka.

Sebab, menejemen Laskar Angling Dharma informasinya telah memberikan masukan kepada para official dan juga pemain untuk melakukan permainan yang aman-aman saja.

Manejemen takut jika dipaksakan bermain lepas akan membuat rawan cidera maupun pemain terkena kartu. Jika hal itu terjadi, maka jalan di semifinal akan cukup terjal.

Kepada beritajatim.com, Minggu (23/5/2010), Menejer Persibo Bojonegoro, Letkol Inf Taufiq Risnendar menyebutkan, semua strategi yang mengetahui adalah pelatih.

Namun, jauh-jauh hari memang pihaknya telah meminta saat proses evaluasi untuk memainkan pertandingan bola seperti layaknya bermain. Artinya tidak asal-asalan atau pun main mata.

“Kami akan tetap ngotot kemungkinan saat bertanding lawan Deltras, tetapi pemain juga harus hati-hati,” tegasnya.

Menurut Taufiq, jika sampai kalah maka posisi Persibo di semifinal juga kurang menguntungkan. Sebab, Persibo hanya akan runner up dan kemungkinan bersua dengan pimpinan group lainnya.

“Makanya harus bermain benar. Tetapi, main aman saja kange,” sambungnya.

Seperti diketahui, nanti sore di stadion Gelora Delta Sidoarjo, Victor Da Silva dkk akan ditantang tuan rumah. Pemenang pertandingan tersebut akan menentukan juara group, dan jika hanya seri maka dua tim tersebut yang akan lolos.

Jika Deltras kalah dan Persipasi menang dengan angka telak atas Persidafon Defonsoro, maka Persipasi yang akan lolos ke babak selanjutnya.

Saat pertandingan sore nanti, hampir bisa dikatakan jajaran pelatih Persibo, Sartono Anwar dkk akan menurunkan tim pelapis yang selama ini duduk di bangku cadangan.

Seperti memarkir Slamet Sampurno dan menurunkan Meidiyansah, mengistirahatkan M Irfan dan memasang pemain lapis lainnya dan termasuk juga kemungkinan besar tidak menurunkan Abel Ciello.(dul/ted/beritajatim.com)

5 Responses to “Manajer Persibo: Main Aman Saja Kang”

  1. Anoman
    May 23, 2010 at 10:15 am #

    Khawatirkan Nonteknis

    BOJONEGORO – Persibo Bojonegoro bakal turun dengan kekuatan lapis kedua saat melakoni laga terakhirnya di putaran delapan besar divisi utama grup B nanti sore. Keputusan menurunkan sebagian pemain cadangan bukan semata karena tim berjuluk Laskar Angling Dharma ini sudah lolos ke semifinal.

    Namun, Persibo tak ingin pemain tim utamanya terkena kartu kuning lagi apabila dipaksakan turunmelawan tuan rumah Deltras Sidoarjo nanti sore di Gelora Delta Sidoarjo. Kini, lima pemain inti tim polesan Sartono Anwar itu sudah mengantongi satu kartu kuning. Mereka adalah gelandang serang Abel Ciellow Q dan M Irfan, striker Melky Pekey dan Busari, serta stopper Slamet Sampurno.

    ”Lha kalau kartu kuning lagi berarti kan nggak bisa main di semifinal karena akumulasi. Belum lagi kalau ada yang cedera,” katanya.

    Sartono tak mau menanggung resiko karena peluang lolos ke Indonesia Super League (ISL) musim depan sudah di depan mata. Jika mampu menang di laga semifinal nanti, maka Persibo dipastikan menggenggam tiket ke ISL. ”Secara hitung-hitungan ada tujuh pemain inti yang tidak bisa kami turunkan,” imbuh Sartono.

    Meski menurunkan pemain lapis kedua, bukan berarti Persibo bakal melepas laga melawan Deltras begitu saja. Sartono mengingatkan kemampuan pemain lapis keduanya saat melawan tim ISL Bontang FC di babak 16 besar Piala Indonesia lalu. Pemain seperti bek Novan Setya, gelandang Kukuh Andriyono dan Samsul Huda, mampu meredam agresivitas pemain Bontang FC. Bahkan, laga itu akhirnya dimenangi Persibo dengan skor 2-1.

    ”Tapi saya belum putuskan (nama-nama pemain yang diturunkan). Lihat saja detik-detik terakhir nanti,” pinta pelatih yang juga ayah kandung pemain Persib Bandung Nova Arianto tersebut.

    Menurut Sartono, pemain lapis keduanya saat ini dalam kondisi bugar dan fit. Mereka tidak ada masalah untuk diturunkan melawan Deltras. Dia menambahkan, stok lini belakang saat ini juga minim. ”Mungkin Aris (stopper Aris Tuansyah) juga main, sebab dia sudah dating (setelah tak dibawa karena cedera),” tutur pelatih bertopi tersebut.

    Mantan pelatih PSIS Semarang itu tak terlalu mengkhawatirkan kemampuan anak asuhnya yang selama ini duduk di bangku cadangan. Sartono justru mengkhawatirkan faktor nonteknis. Maklum, di laga sebelumnya melawan Persidafon, dia sempat emosi karena anak asuhnya dihukum tendangan penalti. Padahal, benturan terjadi jauh dari area kotak terlarang. Menurut Sartono, asalkan semua berjalan fair, dirinya tetap optimistis Persibo bisa menang.

    [Reply]

  2. boro kidul
    May 23, 2010 at 10:56 am #

    siapkan amunisi untuk berangkat ke solo….

    [Reply]

  3. Ali 69
    May 23, 2010 at 12:42 pm #

    libas habis semua lawanmu
    sadabe………….

    [Reply]

  4. Apri BoroCyber Bpp
    May 23, 2010 at 1:31 pm #

    siap golek sangu
    Go to solo

    [Reply]

  5. Boro 'ngatam'
    May 24, 2010 at 8:11 am #

    Awalnya tiap baca koment dari rekan2x tentang perlakuan wasit terhadap Persibo saya anggap biasa saja, maka jika ada siaran tunda saya selalu mengamati tentang kepemimpinan wasit dan hemat saya bahwa asisten wasit alias penjaga garis yang terlihat kerap merugikan Persibo, dan setelah melihat siaran langsung dengan Deltras sepasang jutaan mata seluruh rakyat indonesia bisa menilai tentang adanya dugaan mafia wasit di ligajoss 8 besar, ini bukan karena saya orang bojonegoro tetapi ini ras kegelisahaan saya semalaman, klo wasit dilecehkan oleh supporter pihak klub langsung didenda Rp 25 jt tanpa boleh banding, tapi ketika wasit melecehkan pertandingan yang dia pimpin, pihak klub harus memberi denda pada siapa? jangankan minta ganti rugi mengadu pun binggung harus pada siapa? wahai BApak2x petinggi PSSI kemana anda kemarin sore apakah anda punya waktu untuk menonton pertandingan siaran langsung atau anda sedang weekend bersantai di anyer atau sukabumi, pak hinca panjaitan sebagai komisi disiplin pssi bisakah anda mendisiplinkan wasit dalam memimpin setiap pertandingan bola? sebagai orang jawa timur saya bangga 2 tim jawa timur melaju ke semifinal ligajoss, tetapi yang kasihan adalah seponsor ligajoss dan bendera fairplay yang selalu dibentangkan saat pertandingan akan dimulai ,karena dalam pertandingan deltras vs Persibo tidak terlihat semangat fairplay justru yang merusak adalah yang namanya wasit + 2 assisten. Dan terakhir untuk IP apakah laporan yang anda sampaikan bahwa pertandingan berjalan normal.

    [Reply]

Leave a Reply