Masih Percaya Muka Lama

Persibo Bojonegoro tidak akan terlalu banyak melakukan bongkar pasang pemain. Tim berjuluk Laskar Angling Dharma ini ingin mempertahankan sebagian skuadnya yang berhasil menjuarai kompetisi divisi utama sekaligus meraih tiket ke Indonesia Super League (ISL) musim depan.

Manajer Persibo Letkol Inf Taufik Risnendar menyatakan, secara umum gambaran kerangka tim untuk ISL musim depan sudah ada. “Sebagian kan sudah ada gambaran dengan pemain yang dipertahankan,” katanya.

Dia menjelaskan, sesuai permintaan pelatih, ada sebelas pemain muka lama yang bakal dipertahankan. Sehingga, penambahan di setiap posisi hanya membutuhkan satu hingga dua pemain. “Seperti striker dan stopper,” tuturnya.

Menurut Taufik, para pemain Persibo masih terikat kontrak hingga Agustus nanti. “Dan saat ini kita sedang melakukan negosiasi dengan para pemain yang dipertahankan,” imbuhnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan koran ini, Persibo hanya butuh delapan pemain baru. Untuk penjaga gawang, Herry Prasetyo dan Johan Charles bakal dipertahankan. Sementara penjaga gawang ketiga nantinya direkrut dari klub lain dan penjaga gawang keempat dari kiper magang.

Di posisi lini belakang, ada empat pemain yang ingin dipertahankan. Mereka adalah stopper Aris Tuansyah dan Slamet Sampurno, serta bek kanan M. Hamzah dan bek kiri Novan Setya. Dengan komposisi itu, Persibo bakal menambah satu stopper dari pemain asing, serta pemain jadi untuk satu bek kanan dan satu bek kiri.

Persibo juga tidak terlalu butuh banyak pemain baru untuk posisi gelandang. Sebab, gelandang Victor da Silva, Jajang Paliama, M Irfan, Abel Ciellow Quioh, dan Samsul Huda ingin kembali digunakan tenaganya.

Menurut Taufik, untuk posisi striker, Persibo bakal mencari pemain asing. Alasannya, PT Liga Indonesia memberikan jatah lima pemain asing bagi setiap klub yang tampil di ISL. ‘Yaitu dua asing dari Asia dan tiga non Asia,” tuturnya.

Komandan Kodim 0813 Bojonegoro itu menuturkan, pihaknya juga akan tetap memberikan jatah kepada pemain lokal unutk magang. Jika kemampuan mereka nantinya meningkat, maka mereka akan direkrut sebagai pemain profesional. “Seperti Samsul Huda dan Novan Setia (musim lalu),” imbuhnya.

Taufik menyatakan bahwa jumlah pemain magang dari kompetisi internal nantinya juga dibatasi. “Ya sekitar enam pemain,” katanya. (ade/yan/jpnn)