Melejitnya Samsul Arif

Masuk dalam nominasi dua kategori Bintang Emas Copa Indonesia 2009

Penampilan gemilang Boaz Solossa di 16 Besar Copa Dji Sam Soe Indonesia 2008/2009 membuat striker Persipura Jayapura ini melejit. Ia juga langsung menduduki peringkat teratas penghitungan polling SMS sementara untuk kategori Best Striker pada pemilihan tahap I Bintang Emas Copa Dji Sam Soe Indonesia.

Boaz bersaing dengan striker Persibo Bojonegoro, Samsul Arif yang menjadi top scorer dengan delapan gol. Samsul menduduki peringkat dua. Selanjutnya, Budi Sudarsono (Sriwijaya FC) berada di posisi tiga.

Nama lama seperti Boaz Solossa, Bambang Pamungkas, Ponaryo Astaman, Charis Yulianto masih menunjukkan dominasi. Di antara mereka memang muncul Samsul yang sudah mencuri perhatian sejak babak pertama Copa Dji Sam Soe Indonesia musim ini.

Aksi Samsul Arif bersama klub anggota Divisi Utama, Persibo Bojonegoro, cukup fenomenal musim ini. Ia membuat rekor mencetak gol di setiap pertandingan CDSSI. Syamsul juga nangkring sendirian sebagai top scorer sementara dengan delapan gol. Selain menduduki peringkat atas untuk Best Striker, ia juga mendapat suara terbanyak untuk kategori Best Rising Star.

Syamsul sendiri bersikap merendah atas pencapaiannya itu. “Saya tak mau terlalu berharap banyak bakal memenangi satu kategori di Bintang Emas karena di antara nomine banyak pemain terkenal. Misi saya adalah membawa Persibo terus bertahan di CDSSI. Saat ini kami telah lolos ke babak 8 besar dan semoga saja bisa melenggang sampai semifinal atau bahkan final,” ucap Syamsul.

Samsul berperan besar meloloskan Persibo ke 8 Besar dengan menyingkirkan dua tim elit Liga Super, Arema Malang dan Pelita Jaya Jabar.

“Meski masih didominasi pemain lama, kemunculan Samsul Arif merupakan kejutan. Ini masih hasil perhitungan polling SMS sementara. Karena itu, pemain-pemain yang saat ini belum masuk nominasi tetap berpeluang untuk masuk dalam persaingan sampai dengan grand final,” papar Veranita Hadiati, Manager Media Relations PT HM Sampoerna Tbk.

Ya, dalam persaingan untuk menjadi yang terbaik di Bintang Emas CDSSI, daftar nomine masih amat mungkin berubah di fase sisa babak 16 besar, 8 besar, 4 besar, dan final. Konsistensi permainan dan prestasi klub sang pemain akan amat menentukan.

Penilaian untuk Bintang Emas Copa Dji Sam Soe Indonesia dilakukan mulai 16 Besar sampai grand final. Penilaian dilakukan oleh wartawan seluruh Indonesia. “Ini merupakan penghargaan terbaik bagi insan sepakbola yang bermain di Copa Dji Sam Soe Indonesia musim ini. Mereka dipilih oleh media berdasarkan penampilannya di ajang tersebut,” tambah Veranita.

Selain itu terdapat penghargaan khusus yaitu Best Saving dan Best Goal yang penilaiannya sudah dilakukan sejak babak pertama atau 48 Besar. Penghargaan khusus ini selalu berganti setiap musim. Musim lalu, penghargaan khusus diberikan untuk kategori Best Duet yang diraih Bambang Pamungkas-Aliyudin.
(Sumber: Bolanews.Com, Djisamsoe.com)