Mengenal Gelandang Serang Persibo, M. Irfan

Paksakan Diri Tampil, Bikin Gol Kemenangan
Sempat dihantam cedera, M Irfan tetap bisa tampil di laga kemarin sore. Dia menjawab keraguan publik Bojonegoro dengan sebiji gol yang mengantarkan kemenangan tim kebanggaan warga Kota Ledre tersebut saat menjamu Perseman Manokwari.

Pemain bertinggi 165 sentimeter (cm) sedang berjalan santai melintasi kerumunan suporter. Kaus warna oranye disampirkan ke pundak. Sesekali dia menyalami orang-orang yang mengampirinya. Senyumnya kerap mengembang.

Pemain itu bernama M Irfan. Meski posturnya tak terlalu tinggi untuk ukuran pemain, dia tak minder menghadapi pemain lain di lapangan. Kecepatan dan gerakannya yang lincah menjadi senjata pemain ini dalam membantu serangan Persibo.

Kelebihan itu menjadi pelatih Sartono Anwar selalu memasang Irfan sebagai line up. Tercatat, dia sudah 14 kali bermain bersama Persibo. Jika dihitung secara menit, maka mantan pemain Persijap Jepara itu lebih dari 1.100 menit tampil di lapangan.

Satu gol kemarin menjadi salah satu bukti bahwa Irfan adalah pemain berkualitas. “Senang sekali bisa mencetak gol kembali,” katanya usai pertandingan.

Dia menjelaskan, sebelumnya juga pernah mencetak gol bagi Persibo. Namun, gol kali ini terasa berbeda. Sebab, gol itu menjadi satu-satunya gol yang tercipta di laga kemarin sekaligus penentu kemenangan tim kebanggaan warga Kota Ledre ini.

“Saya sangat paham sekali pertandingan ini sangat krusial dan penting bagi Persibo,” katanya sambil memindahkan posisi baju dari pundak kiri ke kanan.

Karena pentingnya laga lawan Perseman, Irfan memaksakan diri tampil. Meski, kondisi tubuhnya belum sembuh benar dari cedera.

Keinginan gelandang berkepala pelontos itu kini hanya satu. Yakni, terus tampil bersama Persibo dan bisa memberikan andil kemenangan bagi tim tersebut. Irfan merasakan tim Persibo saat ini cukup solid dan semua pemain bekerja keras. “Kesempatan masih ada dan saya akan berjuang agar (Persibo) lolos ke superliga,” tuturnya.

Gol yang tercipta kemarin diakui Irfan tidak disangkanya. Namun, dia sebelumnya memiliki firasat untuk memaksa main dalam pertandingan tersebut. “Dan hasilnya memang sungguh tak sia-sia,” imbuhnya.(TONNY ADE IRAWAN/Radar Bojonegoro)