Mengerucut ke Sartono-Gusnul

Arsitek Persibo Musim Depan
Manajer Persibo Bojonegoro Taufik Risnendar menyatakan lega setelah DPRD menyetujui proses pengalihan dana Persibo Bojonegoro Rp 6,5 Miliar dari APBD dinas pendidikan menjadi hibah ke KONI. “Sekarang kami tinggal menunggu proses pencairannya,” kata Taufik. Dia sebelumnya merasa khawatir jika dana tersebut tidak bisa dialihkan.

Dia menjelaskan, pengalihan itu bakal berdampak positif bagi manajemen Persibo. “Pertama, manajemen semakin yakin dengan kelangsungan Persibo. Kedua, kami bisa menggaet sejumlah pemain karena sudah ada kepastian,” katanya.

Taufik menambahkan, pihaknya akan memastikan pelatih Persibo dalam dua atau tiga hari ini. Sebelumnya, ada dua nama yang mengemuka. Yakni, Gusnul Yakin dan Sartono Anwar. Taufik mengatakan, berbagai pihak telah memberi masukan tentang dua pelatih tersebut. “Kami akan berusaha memilih pelatih yang tepat, terbaik, dan terjangkau bagi Persibo,” tuturnya. Dia menambahkan, jika nama pelatih sudah dipastikan, Persibo bisa menggeber latihan awal Agustus nanti.

Asisten Manajer Bidang Teknis Persibo Imam Sardjono menjelaskan, masih banyak pelatih asing yang melamar ke Persibo. “Tapi, kami berkomitmen untuk menggunakan pelatih lokal. Intinya, tinggal dua nama itu (Gusnul Yakin dan Sartono Anwar, Red). Tunggu saja kepastiannya dalam beberapa hari ini,” ujarnya.

Dia menuturkan, para pemain hasil binaan kompetisi Internal Persibo akan diseleksi lebih dahulu. Hanya, dia mengatakan belum tahu jadwal seleksi tersebut.

Imam Sardjono menjelaskan, meski nama pelatih sudah mengerucut kepada dua nama, pihaknya tetap menerima lamaran sejumlah pelatih. Bahkan, ada juga pelatih asing yang menawarkan diri untuk menangani Persibo. “Tapi kita belum berani bertindak lebih jauh,” katanya.

Dia menjelaskan, dari sejumlah pemain yang dipertahankan, hingga kini belum satu pun yang meneken kontrak secara resmi. Bahkan, ada sejumlah pemain yang dipertahankan meminta surat keluar dari Persibo. “Kita tidak bisa menahan lama-lama karena mereka sendiri sudah tak terikat kontrak,” ujarnya. (ade/jpnn/ko)