Menjaga Tradisi Jawa Timur

Tidak bisa dipungkiri bahwa Jawa Timur (Jatim) adalah barometer utama sepakbola nasional. Lima gelar juara Divisi Utama, empat trofi Divisi I, dan dua gelar Copa Indonesia yang sudah direngkuh tim-tim Jatim menjadi bukti.

Hampir di setiap musim kompetisi Liga Indonesia (Ligina), Jatim selalu memiliki duta paling banyak. Tak terkecuali kompetisi edisi tahun ini. Di Divisi Utama 2007, terhitung ada tujuh tim asal Jatim. Catatan itu menjadi fakta lain bahwa provinsi paling timur Pulau Jawa tersebut layak disebut sebagai poros utama sepakbola nasional.

Tapi, dominasi Jatim tahun ini terancam luntur. Kalkulasi itu terlihat jelas di pentas Divisi Utama. Di antara tujuh wakil Jatim, hanya ada dua tim yang mampu bertahan di papan atas, yakni Persik Kediri dan Deltras Sidoarjo. Namun, kans keduanya merengkuh gelar juara masih sangat tipis.

Nah, asa satu-satunya bagi Jatim untuk merengkuh prestasi kini hanya ada di pundak Persibo Bojonegoro yang melaju ke babak semifinal Divisi I. “Target kami hanyalah menembus Divisi Utama musim depan. Tapi, melihat kondisi yang ada, kami juga berhasrat menjadi juara Divisi I tahun ini,” ujar Gusnul Yakin, pelatih Persibo.

“Untuk itu, kami mengharap dukungan dan doa masyarakat Jawa Timur. Perjuangan kami serta gelar yang akan kami rengkuh bukan hanya untuk masyarakat Bojonegoro, tapi juga untuk masyarakat Jawa Timur,” tegasnya.

Mencermati venue perhelatan babak semifinal dan final Divisi I yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, jelas kans Persibo paling besar. Tim berjuluk Laskar Angling Dharma itu punya keuntungan yang tidak dimiliki tiga pesaingnya, PSP Padang, Mitra Kukar, dan Persikad Depok. Secara geografis, jarak Solo dengan Bojonegoro tidak terlalu jauh.

Bisa dipastikan, Persibo bakal menjadi satu-satunya tim yang mendapatkan suntikan suporter paling banyak. Apalagi, saat ini sudah ada sinyal bahwa pendukung mereka yang tergabung dalam Boromania siap bertret tet-tet-ke Solo.

“Kami akan maksimalkan apa pun keuntungan yang kami miliki untuk merengkuh gelar juara. Kami optimistis bisa mewujudkannya,” tandas Gusnul. (fim)
(sumber : Indopos)

No comments yet.

Leave a Reply