Merasa Tak Perlu Bikin Laporan ke BLI

Manajemen Persibo Bojonegoro tak akan mengirimkan nilai kinerja pemain asingnya seperti permintaan Badan Liga Indonesia (BLI). Mereka menilai pemain asing yang musim lalu bermain di tim berjuluk Laskar Angling Dharma itu cukup baik perilakunya. Tidak hanya saat merumput bersama Persibo, namun juga di luar lapangan.

“Semuanya kan baik, Anda tahu sendiri kan,” kata Asisten Manajer Bidang Teknis Persibo Imam Sardjono.

Dia mengaku sudah menerima surat permintaan pembuatan laporan dari BLI. “Kalau semuanya baik kan berarti nggak ada masalah dan nggak ada yang perlu dilaporkan,” imbuhnya.

Pada kompetisi divisi I lalu, Persibo mendatangkan lima pemain asing. Mereka adalah Varney Pass Boakai dan Patrick Nuku, keduanya dari Kamerun. Kemudian Awono Christhoper (Kamerun) dan Eugene Jlah Gray (Liberia). Satu pemain asing lainnya, Neba Hysan N. (Liberia) masuk di pertengahan kompetisi menggantikan Eugene Jlah yang didepak. Namun, pendepakan terhadap Eugene bukan karena faktor perilakunya yang buruk di lapangan. Dia dicoret karena kemampuannya tidak sesuai dengan harapan.

Untuk menghadapi kompetisi divisi utama yang diikuti Persibo tahun ini, menurut Sardjono, manajemen tim sementara ini hanya merekrut Varney. Persibo, kata dia, masih menunggu daftar pemain asing bermasalah yang akan dikeluarkan BLI. “Kami khawatir setelah merekrut pemain asing nanti masuk daftar bermasalah,” katanya.

Selain itu, manajemen Persibo juga menunggu regulasi pemain asing yang diperbolehkan direkrut tim anggota divisi utama. “Setelah kami kontrak empat, ternyata hanya tiga pemain yang diperbolehkan kan sama dengan buang-buang uang,” tuturnya.

Apalagi, lanjut dia, kapan kompetisi digelar hingga kini juga belum jelas jadwalnya. “Karena itu, lebih baik kita nunggu saja,” ujarnya.

Sementara itu, mantan pemain Persibo yang mengikuti seleksi bertambah. Kemarin, Herry Purnomo, Beny Hertanto, dan Redy Susanto mengikuti latihan di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro. Seleksi itu dipimpin Gusnul Yakin yang dibantu asistennya Bambang Pramuji. “Masih sedikit yang ikut seleksi,” kata Gusnul kepada wartawan koran ini.
(sumber: Radar Bojonegoro / Website Pemkab Bojonegoro)

One Response to “Merasa Tak Perlu Bikin Laporan ke BLI”

  1. dyo
    February 29, 2008 at 10:56 am #

    pak,tolong ambil beberapa pemain eks divisi utama agar kualitasnya bertambah baik

    [Reply]

Leave a Reply