Nasib Alan Tergantung Gusnul

Pelatih penjaga gawang Alan Hafiludin kembali datang ke Stadion Letjen H. Soedirman Bojonegoro. Dia kemarin melatih Dwi Kus, Muji Slamet, dan Happy, tiga penjaga gawang Persibo Bojonegoro.

Meski sudah turun lapangan dan memberikan porsi latihan, status Alan masih belum jelas. Manajemen tim Persibo belum mengajak mantan penjaga gawang Mitra Surabaya itu untuk bernegosiasi. “Kami belum bicara karena belum mendapatkan rekomendasi dari pelatih Gusnul. Kalau Gusnul bilang ya, maka baru kami melangkah ke pembicaraan,” ujar Asisten Manajer Bidang Teknis Persibo Imam Sardjono kemarin.

Sementara itu, enam pemain baru kemarin juga melamar ke Persibo. Dari jumlah itu, lima orang di antaranya pemain asing. Mereka adalah gelandang Alex W.S dan stopper Morrys, keduanya asal Liberia. Kemudian striker Ngue Bunvena, stopper B. Ngue Pierre, dan gelandang Gwor Jeram, ketiganya asal Kamerun.

Dari lima pemain asing tersebut, hanya Morrys yang pernah merumput di Indonesia. Dia tercatat pernah memperkuat PS Palembang. Sementara empat pemain asing lainnya belum sekalipun merumput di Indonesia. Dengan tambahan pemain seleksi itu, berarti kini ada tujuh pemain asing di Persibo yang mengadu nasib. Sebelumnya, gelandang Dydy Roberu asal Mali dan striker Yellow asal Liberia juga mengikuti seleksi. Status kedua pemain tersebut hingga kemarin belum diputuskan.

Sedangkan satu pemain lainnya yang mengadu nasib di Persibo adalah Yusuf. Bek kanan ini pernah memperkuat Deltras Sidoarjo.

Sementara itu, pelatih Gusnul Yakin hanya melakukan game sekali di akhir latihan kemarin. Itu pun waktunya hanya 15 menit. Selebihnya, pelatih asal Malang itu lebih banyak memberikan menu latihan fisik. Dia membagi anak asuhnya menjadi empat kelompok. Selanjutnya, mereka diminta lari mengelilingi lapangan Stadion Letjen H Soedirman.

Gusnul seusai latihan menjelaskan, latihan fisik di sela-sela latihan rutin itu dilakukan untuk persiapan menghadapi Liga Jatim. “Sementara pemain asing kita lihat saja nanti bagaimana. Kan tidak bisa lihat hanya sekali,” katanya. (ade)
(sumber : Radar Bojonegoro)

No comments yet.

Leave a Reply