Nyaris Malu, Ditahan Imbang Persela U-21

Beda level bukan berarti harus kalah. Itulah misi yang menjadi amunisi semangat Persela Lamongan U-21 saat meladeni Persibo Bojonegoro pada pertandingan uji coba di Stadion Surajaya Lamongan kemarin (24/12) sore. Sehingga, mentalpun terbangun untuk memompa semangat bermain habis-habisan untuk menghadapi tim kesebelasan mantan juara Divisi I PSSI tersebut.

Hasilnya pun cukup memuaskan. Tim Laskar Joko Tingkir muda ini berhasil menahan imbang Persibo yang kelasnya jauh di atasnya dengan skor 1-1. Bahkan, tim kesebelasan yang baru saja ditinggalkan pelatihnya, Ibnu Grahan, ini sempat mencuri kemenangan lebih dulu. Yaitu, melalui tendangan penalti hasil pelanggaran murni yang dilakukan pemain belakang Persibo terhadap pemain Persela U-21 di kotak penalti ketika sedang melakukan solo run ke arah gawang.

Zaenal Abidin, sang kapten kesebelasan Persela U-21 yang dipercaya menjadi algojo, dengan mudah mengecoh penjaga gawang Persibo, Dwi Kuswanto. Tendangan keras Zaenal pada menit 65 mengarah ke sudut kiri, sedang Dwi melompat ke kanan.

Sebagai tim kesebelasan yang kastanya lebih tinggi, rupanya Persibo tidak mau dipermalukan. Setelah kecolongan sau gol Iswandi Da’i dkk tampak menambah ritme permainannya. Mereka lebih ngotot untuk melakukan serangan. Dengan mengandalkan counte attack dan umpan-umpan panjang, tim kesebelasan berjuluk Laskar Angling Darmo ini akhirnya mampu menyamakan kedudukan 1-1.

Pola seperti itu diterapkan karena sebelumnya Persibo kewalahan dalam menjaga dan menyalurkan bola. Sebab, Persela U-21 yang oleh kedua pelatihnya, Syamsul dan Marzuki diinstruksikan untuk tidak boleh berhenti menempel lawan selalu patuh dan disiplin.

Abel C yang mendapat umpan menyamping segera menusuk ke area rawan Persela U-21. Begitu merasa mendapat kesempatan menendang, dia langsung menendangnya ke arah gawang Persela U-21 yang kemarin di kawal Harun. Tendangan keras sejarak kurang lebih 25 mter itu tidak mampu ditepis hingga menggetarkan jala Persela U-21. Skor 1-1 dan tidak berubah hingga wasit Khusnul Yaqin meniup peluit panjang tanda pertandingan usai.

Sekadar diketahui, laga uji coba kemarin terbagi menjadi tiga babak. Masing-masing babak berlangsung 30 menit dan pergantian pemain disepakati bebas. “Saya rasa uji coba yang bagus. Kita mendapatkan perlawanan yang cukup ketat. Kita berterima kasih kepada Persela dengan uji coba ini, apalagi mau menjadikan waktu 90 menit menjadi tiga babak. Kita sendiri pada babak I banyak menurunkan pemain seleksi,” tandas pelatih Persibo Sartono Anwar usai pertandingan.(idi)
(Sumber : Radar Bojonegoro)