Berniat Akhiri Rekor Persiku

Tim Persibo Bojonegoro berupaya mematahkan rekor Persiku Kudus yang tidak terkalahkan di kandang pada pertandingan putaran Kompetisi Sepak bola Divisi Utama PSSI 2008 Wilayah Timur di stadion Wergu Wetan, Kudus, Rabu (27/8).

Pelatih Persibo, Sanusi Rahman ditemui usai mencoba lapangan di Stadion Wergu Wetan, Selasa mengatakan pihaknya akan memaksimalkan perolehan poin di kandang Persiku. “Terlebih lagi, semua pemain dalam kondisi siap tanding,” kata pelatih pengganti Gusnul Yakin yang kini menangani Arema Malang.

Pihaknya juga mengklaim anak asuhnya sedikit lebih fokus dibanding sebelumnya, saat kalah 0-1 melawan PSIR Rembang.

Pada pertandingan nanti, Sanusi akan menurunkan tiga pemain asing yaitu Morris Power, Antonio Besalla, dan striker andalan Varney Pas Boakay asal Liberia.
Baca Selengkapnya »

Kondisi Pemain Siap Tempur

Semua pemain Persibo Bojonegoro menjelang laga lawan Persiku Kudus dalam kondisi puncak. Tak ada satupun pemain yang cedera dalam laga sebelum libur Ramadhan.

Asisten pelatih Persibo Bojonegoro Bambang Pramuji kepada Radar Bojonegoro menjelaskan bahwa semua pemain saat ini dalam kondisi siap tempur. Menurutnya kekalahan menyakitkan atas PSIR Rembang sudah dilupakan. “Sudah tidak ada masalah lagi terkait mental pemain meski baru kalah dari PSIR,” katanya

Pria yang juga mantan pemain Persibo di era Divisi II itu menjelaskan hanya Samsul Arief dan Novan Setia yang belum bisa memperkuat Persibo. Sebab keduanya masioh di Jakarta dan memperkuat Timnas U-21. “Namun hal tersbeut bukan masalah lagi karena Varney sudah bisa dimainkan,” ungkapnya
Baca Selengkapnya »

Berharap Yellow Segera Disahkan

Persibo Bojonegoro masih menunggu pengesahan status pemain Abel C. Quioh atau Yellow. Sampai dnegan pertandingan melawan PSIR rembang pemain dari Liberia tersbeut belum bisa diturunkan.

“Dari dua pemain yang kita ajukan baru Antonio besalla yang disahkan,” kata asisten manajer Bidang Adminstrasi Abdul Choliq. Menurutnya saat ini semua persyaratan adminstratif pemain tersebut telah dilengkapi.

Pria yang juga camat padangan itu menjelaskan alasan belum disahkan Yellow adalah karema pemain tersebut merupakan pemain yang baru pertama kali merumput di Indonesia. Sehingga lanjut dia aturannya agak njlimet. “Ya kita maklum kalau memang aturannya seperti itu,” tegasnya
Baca Selengkapnya »

1 PSIR vs Persibo 0 : Tren Negatif berlanjut

Persibo Bojonegoro belum beranjak dari episode buruk dari target yang telah ditentukan. Bermain di Stadion Krida Rembang kandang PSIR Persibo Bojonegoro kalah dengan skor tipis 1-0.

”Hadiah penalty dari wasit untuk tuan rumah membuat poin kita dirampok,” kata pelatih persibo Bojonegoro Sanusi Rahman kepada radar Bojonegoro. Menurutnya penalti pada menit ke 25 yang diberikan wasit merupakan sesuatu yang sangat tidak masuk akal.

Apa yang dikatakan oleh Sanusi Rahman cukup beralasan sebab pada mampu mengimbagi ruan rumah setiap serangan yang dibangun Iswandi da’I dan kawan-kawan cukup merepotkan barisan pertahanan lawan. Hany serangan yang dibangun persibo selalu diakhiri dengan peluit wasit yang menandakan offside.
Baca Selengkapnya »

Kembali ke Sanusi Rahman

Manajemen Persibo Bojonegoro akhirnya menunjuk Sanusi Rahman sebagai pelatih tim berjuluk Laskar Angling Darma tersebut. Pilihan itu merupakan hasil rapat manajemen tim yang diadakan kemarin (21/8). Pertemuan tersebut dipimpin Letkol Inf Dadang Hendrayudha, manajer Persibo, dan dihadiri seluruh asisten manajer tim tanpa terkecuali.

Asisten Manajer Bidang Teknis Persibo Imam Sardjono menjelaskan, Sanusi Rahman merupakan pengganti Gusnul Yakin. “Itu merupakan keputusan rapat manajemen,” tutur Sardjono.

Sebelumnya, penetapan Sanusi sebagai pelatih tinggal menunggu waktu. Setelah menyisihkan beberapa pelatih yang mengajukan lamaran, pada detik-detik terakhir Sanusi tinggal bersaing dengan Rudy William Keltjes. Ternyata, banyak pihak yang menjagokan Sanusi ketimbang Rudy. “Dia memang lebih bisa diterima pemain, suporter, dan masyarakat Bojonegoro,” tambah Sardjono.
Baca Selengkapnya »

Lawan PSIR Dipatok Seri

Menghadapai tuan rumah PSIR Rembang besok sore manajemen Persibo Bojonegoro bersikap realistis. Mereka hanya mematok target seri dalam pertandingan itu.

Asisten Manajer Bidang Administrasi Persibo Abdul Cholik mengatakan, target seri atau mencuri poin adalah yang paling realistis bagi Persibo. Sebab, saat ini Persibo sedang dalam kesulitan.

Kesulitan tim kebanggaan warga Kota Ledre itu kini, antara lain, hanya memiliki satu striker. Sebab, dua striker lainnya, yakni Varney Pas Boakay asal Liberia dilarang bermain setelah mendapatkan kartu merah saat laga home melawan Persiba Bantul Selasa (19/8) lalu.

Sedangkan satu striker lagi, yakni Samsul Arief, harus memperkuat Timnas PSSI di Piala Kemerdekaan. Putra asli Bojonegoro ini bergabung Timnas sampai 29 Agustus nanti. “Praktis, hanya tinggal Ruly. Novan yang jadi andalan di bek juga tidak ada,” tegas pria yang juga camat Padangan itu.

Sementara itu, lanjut dia, PSIR yang bermain di kandang tentu akan mendapatkan dukungan luar biasa dari pendukungnya. Dengan kondisi seperti itu hasil imbang menurut dia sudah bagus. “Kalau bisa imbang, sudah luar biasa,” tandasnya. (ade)
(Sumber : Radar Bojonegoro)

Maksimal Tiga Hari Lagi

Pengumuman Pelatih Pengganti Gusnul Yakin
Hasil dua laga terakhir Persibo Bojonegoro di kompetisi divisi utama menunjukkan bahwa Iswandi Da’i dkk butuh pengatur strategi baru. Tanpa kehadiran pelatih Gusnul Yakin yang hengkang ke Arema Malang, tim berjuluk Laskar Angling Dharma ini hanya mampu mengemas satu poin dari dua laga.

Padahal, dua laga tersebut adalah laga home. Yakni, menjamu PSIM Jogjakarta dan Persiba Bantul. Kondisi tersebut berbeda saat Persibo tampil di dua awal laga kompetisi kelas dua di tanah air ini. Sentuhan Gusnul mampu mempermalukan tuan rumah Persebaya Surabaya dan menahan imbang Perseman Manokwari. Persibo pun sempat bertengger di puncak klasemen sementara.

Manajemen tim Persibo menyadari perlunya pengatur strategi baru. Karena itu, mereka tak mau berlama-lama membiarkan skuad tim tanpa pelatih kepala yang berpengalaman. Menurut Asisten Manajer Bidang Teknis Persibo Imam Sardjono, dalam waktu dua hingga tiga hari ini manajemen tim sudah menentukan nama pengganti Gusnul Yakin. “Besok (nanti) malam kami baru rapat,” katanya.
Baca Selengkapnya »

Tantang Boromania Demo Lagi

Sempat dihujat oleh Boromania saat demo di DPRD kemarim, Ketua Komisi D Ali Huda balik menantang Boromania untuk demo yang kedua kali. “Ya kami ditelikung aja seharusnya ke kami (komisi D) demonya,”kata Ali Huda kepada Radar Bojonegoro kemarin.

Komisi D mengaku kemarin tidak menemui Boromania karena komisi D sedang kunjungan kerja (kunker)ke Bogor, Jawa Barat. “Kalau kami datang dari Bogor, silahkan kalau demo lagi,”tegas Ketua DPC PBR ini.

Seharusnya, lanjut Ali Huda, Boromania demo saat komisi D sedang bertugas di Bojonegoro. “Bukan malah saat tidak bertugas di komisi, kita didemo,”terang dia.

Komisi D hingga saat ini meminta kepada pemkab agar dilakukan lelang ulang pembangunan stadion Letjend Soedirman. Pembangunan stadion senilai Rp 2,45 miliar itu dinilai bermasalah oleh komisi D karena dinilai cacat hukum. (nas)
(Sumber : Radar Bojonegoro)

Boromania Demo Komisi D

Sekitar dua ratus suporter pendukung Persibo Bojonegoro yang tergabung dalam Boromania kemarin mengadakan aksi unjuk rasa ke gedung DPRD setempat. Mereka menuntut agar pembangunan Stadion Letjend H Soedirman tidak dihambat.

Rombngan yang menumpangi dua buah bus serta belasan motor dan beberapa mobil pribadi tersebut tiba di gedung DPRD sekitar pukul 10.00. Begitu tiba sepuluh orang perwakilan mereka kemudian diminta masuk diantaranya adalah Presiden Boromania Abdul Karim, ketua harian Boromania Djasmo Priyanto serta beberapa koordinator lapangan.

Mereka ditemui oleh tiga anggota DPRD yang sedang piket yaitu Ali Mustofa ketua Komisi C, Sukur Priyanto anggota Komisi A serta Mukmim dari FPG. “Apakah bapak-bapak yang menemui kami ini relevan dan masuk dalam panggar atau tidak kalau tidak lebih baik kita sudahi saja karena kita ingin bertemu komisi D,” kata Djasmo kepada anggota dewan. Namun setelah mendapatkan penjelasan mereka kemudian mau berdialog.
Baca Selengkapnya »

0 Persibo vs Persiba 2 : Kalah dan Kehilangan Varney

Persibo Bojonegoro mengalami kerugian besar saat menjamu tamunya Persiba Bantul di Stadion Wilis Madiun. Selain kalah dengan skor 0-2 juga gagal memanfaatkan peluang untuk kembali menduduki puncak klasemen sementara.

Tak hanya itu dalam pertandingan selanjutnya Persibo juga harus kehilangan Varney Pas Boakay yang terkena kartu merah setelah dua kali mendapatkan kartu kuning dari Wasit Iis Permana. Dengan demikian Persibo Bojonegoro semakin terpuruk di papan tengah klasemen sementara sementara Varney tidak bisa dimainkan dalam pertandingan selanjutnya.

“Meski berstatus tuan rumah namun kita dikerjai habis-habisan oleh Wasit,” kata asisten manajer Persibo Bojonegoro bidang teknis Imam Sardjono kepada radar Bojonegoro. Menurutnya kepemimpinan wasit dalam pertandingan kemarin tidak lagi berat sebelah namun sudah memihak tim tamu.
Baca Selengkapnya »