Pastikan di Bawah Rp 200 Juta

Persibo Bojonegoro mendapatkan pengalaman berharga dari tidak adanya kesepakatan harga peminjaman dengan manajemen Persebaya Surabaya terhadap striker Varney Pas Boakai. Manajemen tim berjuluk Laskar Angling Dharma ini tidak lagi “jual mahal” terhadap pemainya yang dilirik klub lain.

Termasuk, terhadap Arema Malang yang saat ini sedang menjajal stopper Awono Christoper. Jika kepada manajemen Persebaya mereka mengajukan harga pembukaan Rp 200 juta, maka nilai itu tidak akan di ajukan ke Arema. Jika memang tim Singo Edan menginginkan Awono, maka manajemen Persibo akan mengajukan harga pemawaran di bawah Rp 200 juta.

Menurut Ketua Umum Persibo Letkol (Inf) Kup Yanti Setyono, dengan jeda waktu tersisa untuk putaran kedua Liga Indonesia XIII, angka sebesar itu tidak akan di ajukan ke Arema. Sebab, nilai sebesar itu hampir menyamai kontrak pemain selama satu kompetisi. Padahal, Ligina XIII tinggal tiga bulan saja. “Jadi kami sadar dan tidak akan meminta angka sebesar itu,” katanya.

Menurut dia, kabar Persibo akan meminta Rp 200 juta kepada Arema tidak benar. Sampai sejauh ini, kata dia, pihaknya belum pernah diajak bernegoisasi mengenai harga peminjaman. Awono dengan manajemen Arema. Saat didesak mengenai kemungkinan nilai yang bakal diminta sebagai kompensasi ke manajemen Arema, Kup Yanto engan menjelaskan. “Lah di pakai atau dihubungi saja belum kok mau bicara nilai,” elaknya.

Pria yang juga komandan kodim 0813 Bojonegoro itu menambahkan, Persibo akan sangat senang dan bangga jika ada pemain yang diminati oleh tim lain. Apalagi, tim itu peserta Ligina XIII. “Dan ini membuktikan bahwa kami tidak salah pilih pemain,” ujarnya.

Kup Yanto berharap kasus Varney Pas Boakai yang hanya menjadi polemik di media masa tanpa ada pembicaraan secara langsung, tidak terjadi lagi. “Percuma kan omong sana sini tapi ngak sesuai kenyataan,” ujarnya.

Menurut dia, kalaupun akhirnya Awono tidak sesuai dengan kebutuhan tim kebangaan warga ngalam itu, pihaknya juga tidak akan mempermasalahkannya. “Semua ini kan baru diuji, dipakai atau tidak kami ndak masalah,” katanya.

Kalau ternyata Awono tidak layak berseragam Arema, lanjut dia, manajemen Persibo bakal memberikan izin kepada pemain yang bersangkutan untuk pulang kampung ke negaranya. Izin serupa juga berlaku kepada tiga pemain asing Persibo lainya. “Mumpung libur kompetisi, mereka akan kami izinkan pulang ke negaranya,” jelasnya.

Seperti diberitakan, Awono beberapa hari terakhir ini mengikuti seleksi di Arema. Dia bersaing dengan pemain Persiba Bantul yang berasal dari Nigeria Michael Ndubuisi. Saat di turunkan melawan Persela Lamongan Sabtu malam lalu, pelatih Arema Miroslav Janu memberikan penilaian lebih terhadap Ndubuisi. Namun, pelatih asal Republik Ceko itu masih memberikan kesempatan kepada Awono untuk ujuk gigi saat Arema beruji coba melawan PSS Sleman besok.
(Sumber : Radar Bojonegoro / Website Pemkab Bojonegoro)

No comments yet.

Leave a Reply