Pemain Lokal Dicoret, Boromania Menyayangkan

Langkah tegas diambil manajer coach Persibo Bojonegoro, Paulo Camargo. Diantaranya dengan mencoret beberapa pemain lokal yang sebelumnya membela Laskar Angling Dharma saat di devisi utama, ISL maupun ketiga berpindah ke Liga Primer Indonesia (LPI).

Diantara yang dicoret adalah pemain tengah Samsul Huda, pemain belakang Akhmad Sumardi dan Nur Hidayat. Selain itu juga ada nama Bagus Cahyono, yang selama ini menjadi tandem Samsul Arif dilini depan.

Tidak hanya pemain lawas Persibo, beberapa pemain seleksi juga dipulangkan. Contohnya Gerry Setya yang beroperasi sebagai striker, Safrudin, Joko, dan penjaga gawang gaek Agus Murod.

“Pertimbangan kami adalah kebutuhan tim, dan juga kondisi fisik pemain yang masih kurang maksimal,” kata Camargo.

Selain itu, juga karena banyak pemain lainnya yang kondisinya lebih baik dibanding dengan pemain yang bersangkutan. “Dalam waktu dekat juga akan ada pemain lain yang ikut seleksi, dan kita terus memantaunya,” lanjutnya.

Kondisi tersebut yang disayangkan oleh elemen supporter Persibo, Boromania. Presiden Boromania, Basar menyayangkan cepatnya pelatih mencoret pemain yang loyal kepada klub kebanggaan warga Bojonegoro itu.

“Kita akan komunikasikan terkait dengan pencoretan tersebut. Yang jelas, semuanya patut dipertimbangkan,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Gatut Amansari, salah seorang pelatih dan juga pemerhati bola di Bojonegoro. Menurutnya, pemain-pemain lokal di Bojonegoro harus terus diorbitkan, bukan malah dikurangi dengan keberadaan pemain luar daerah. [mad/blokbojonegoro.com]