Pemain Persibo Libur Tanpa Batas Waktu

Masih digodoknya format kompetisi yang ideal oleh Exco PSSI belakangan ini, membuat para klub di Liga Primer Indonesia (LPI) maupun Indonesia Super League (ISL) banyak yang tiarap.

Akibatnya, persiapan banyak yang ala kadarnya dan kurang terarah. Terbukti, klub belum berani jor-joran untuk membeli pemain, dan bahkan untuk latihan juga angin-anginan.

Khusus untuk Persibo Bojonegoro yang sempat diagendakan untuk berlatih selama awal puasa Ramadan, ternyata juga belum terlaksana sejauh ini. Sebab, ada kabar para petinggi LPI menunggu format kompetisi yang baru.

Data yang dihimpun blokBojonegoro.com, Jumat (5/8/2011) menyebutkan, jika sejauh ini pembentukan tim yang diarsiteki Sartono Anwar tersebut masih setengah hati. Sebab, menejemen Laskar Angling Dharma juga masih menata diri dan menunggu keputusan konsorsium LPI.

“Memang benar, kita menunggu hasil dari konsep kompetisi yang baru,” kata Ketua Umum Persibo Bojonegoro, Letkol Inf Taufiq Risnendar.

Dijelaskan, pihaknya selalu melakukan koordinasi dengan CEO PT Pengelola Persibo Indonesia (PPI) Ferry Kodrat. Sebab, ia yang memiliki kewenangan lebih untuk melakukan perekrutan pemain dan arah menejemen kedepannya.

“Semoga saja dalam waktu sudah ada kejelasan, sehingga para pemain bisa dikonsentrasikan untuk berlatih lagi,” sambungnya.

Dikatakan oleh pria yang juga Komandan Kodim 0813 Bojonegoro itu, jika para pemain butuh menjaga fisiknya untuk tetap prima. Apalagi, porsi latihan masing-masing pemain akan berkurang jauh pada puasa Ramadan seperti ini.

“Diharapkan, saat berkumpul lagi untuk waktu yang belum ditentukan, para pemain kondisi fisiknya tetap terjaga,” jelasnya.

Ditanya sampai kapan libur diberikan ? Taufiq belum bisa menjawabnya secara pasti. Karena, semua petunjuk ada di tangan CEO Ferry Kodrat.(mad/blokbojonegoro.com)