Pembangunan Lampu Belum Ditenderkan

Pembangunan lampu Stadion Letjen H. Soedirman Bojonegoro, Jawa Timur, senilai Rp4 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2010, belum ditenderkan.

“Kami masih akan membahas dengan manajeman Persibo, sebab berhubungan dengan teknis dan jadwal pertandingan sepak bola yang sedang berjalan,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bojonegoro Andi Tjandra, Selasa.

Pembahasan yang dilakukan, katanya, untuk mengetahui kebutuhan lampu stadion yang paling tepat di wilayah setempat.

Dia menjelaskan, dalam membangun lampu stadion dana yang tersedia pada awal ini hanya sebesar Rp4 miliar dari APBD 2010. Pembahasan yang dilakukan dengan manajeman Persibo, dengan alasan selama ini yang sangat berkepentingan dengan stadion yakni Persibo.

Menurut dia, pilihan pertama lampu stadion dibangun dengan standar internasional dan dana yang dibutuhkan bisa mencapai Rp8,5 miliar. Dengan standar itu, setiap tiang membutuhkan 40 titik lampu dengan standar 1.200 luks dan secara teknis sangat mewah.

Alternatif lainnya, lampu dibangun dengan standar nasional yang diperkirakan biayanya berkisar Rp6,5 miliar dengan standar 800 luks. “Setiap tiang membutuhkan 36 titik lampu,” ucapnya menjelaskan.

Sementara pembangunan lampu stadion bisa dimanfaatkan untuk pertandingan pada malam hari. Hanya saja, kalau untuk siaran TV, dengan lampu standar amatir yang standarnya 500 luks, masih kurang terang.

Andi berpendapat, bisa saja pada awal pembangunan lampu stadion mempergunakan pilihan standar 800 luks, sedangkan semua perlengkapan stadion seperti genset dengan standar 1.200 luks.

“Setelah ada dana, baru menambah lampu menjadi 1.200 luks,” jelasnya.(antara)