Pembenahan Stadion Letjen Soedirman 8 Juli

Pembenahan sejumlah ruang pada Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro, Jatim, supaya memenuhi standar LSI (liga super Indonesia) dengan dana Rp300 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dimulai 8 Juli 2010.

“Rehab ruangan stadion sudah siap, hanya tinggal pelaksanaannya,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Andi Tjandra, Sabtu.

Dalam pertemuan dengan Manajer Persibo, Taufik Risnendar, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Bojonegoro, Soehadi Moelyono dan Presiden Suporter Boromania Persibo, Basar, dijelaskan, rehab ruangan tersebut meliputi ruangan wasit, ruangan para pemain, wartawan dan sejumlah ruangan lainnya sebagai persyaratan laga “liga super”.

Termasuk memisahkan tiket penjualan dengan stadion. “Yang jelas lelang penanganan darurat stadion sudah berjalan,” ucapnya menambahkan.

Menyusul setelah rehab ruangan stadion rampung, pembangunan lampu (empat tiang) stadion dengan dana Rp4,5 miliar mulai dikerjakan awal Agustus. Dengan demikian, pertengahan September, Stadion Letjen H Soedirman sudah bisa dimanfaatkan Persibo untuk laga kandang LSI.

“Jadi sebelum kompetisi liga super digelar, pekerjaan rehab dan pemasangan lampu sudah rampung,” tuturnya menjelaskan.

Sementara itu, Presiden Suporter Boromania, Basar menyatakan, di kalangan para suporter Persibo muncul kegelisahan, khawatir tidak bisa mendukung tim kesayangannya dalam laga LSI yang dimulai September 2010.

Masalahnya, karena kondisi stadion, kalau tidak ada pembenahan, Persibo harus mencari stadion untuk laga kandang.”Kalau memang ada kejelasan seperti ini, akan kami sosialisasikan kepada para suporter,” ucapnya.

Sementara itu, Asisten Manajer Bidang Teknis Persibo, Imam Sardjonor menjelaskan, dengan adanya gambaran rencana rehab dan pembangunan lampu stadion, sudah ada kejelasan Persibo bisa menjadi tuan rumah dalam laga LSI.

“Sudah tidak ada masalah, kita tidak perlu mencari stadion alternatif,” ujarnya menambahkan.

Sebelum itu, PT Liga Indonesia memberikan isyarat, supaya Persibo mencari stadion alternatif dengan alasan Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro tidak layak dimanfaatkan laga LSI.(antara)