Pembentukan PT Persibo Mandiri Terkendala PSSI

Pembentukan badan hukum sebagai persyaratan legal untuk tim Liga Super Persibo Bojonegoro, Jatim, terkendala surat izin dari PSSI.

“Proses pembentukan badan hukum Persibo terhambat, karena PSSI belum mengeluarkan surat izin,” kata Asisten Manajer Bidang Administrasi Persibo Bojonegoro, Abdul Cholik, Minggu.

Dia menjelaskan, pembentukan PT Persibo Mandiri Bojonegoro, masih menunggu surat tidak keberatan nama Persibo digunakan dari PSSI. Permohonan yang diajukan kepada Depkumham, ditolak karena tidak dilengkapi surat izin dari PSSI.

Padahal, lanjutnya, manajemen sudah berkirim surat kepada PSSI sekitar dua pekan lalu untuk meminta surat izin tidak keberatan. Bahkan, surat permohonan yang dikirim ke PSSI sudah dua kali, masih ditambah dihubungi melalui telepon.

“Jawabannya masih diproses,” katanya tanpa bisa merinci berapa waktu yang dibutuhkan untuk membuat surat izin.

Sementara itu, menurut dia, persyaratan legal yang disampaikan PT Liga Indonesia, pembentukan PT Persibo Mandiri Bojonegoro tersebut, harus sudah terbentuk terakhir 15 Agustus ini.

Abdul Cholik mengatakan, dengan waktu yang tersisa selama sebulan ini, akan menyulitkan pengurus, karena proses administrasi di Depkumham membutuhkan waktu lama.

“Kalau memang kami gagal memperoleh izin dari PSSI, ya terpaksa dengan cara lain,” jelasnya.

Caranya, lanjutnya, akan memanfaatkan PT Angling Dharma Bojonegoro yang tidak ada kaitannya dengan sepak bola dan pendiriannya tidak perlu surat tidak keberatan dari PSSI.”Kalau memang surat izin dari PSSI tidak turun, kami terpaksa memanfaatkan PT Angling Dharma,” ucapnya menegaskan.

Dia memberikan batas, kalau akhir Juli, kalau memang tidak ada tanda-tanda surat dari PSSI tidak turun, alternatif kedua yang akan dijalankan. Yang jelas, berbagai upaya yang dilakukan tersebut, sebagai langkah memenuhi persyaratan legal yang diminta PT Liga Indonesia.