Penalti Kontroversial

Persibo kembali gagal mendulang poin di kandang lawan. Kali ini, tim Laskar Angling Dharma ditaklukkan tuan rumah PS Mojokerto Putra (PSMP).

PSMP tampil menggebrak sejak menit awal. Namun, Persibo juga tak kalah demikian, beberapa kali barisan depan anak asuh Sartono Anwar juga membuat barisan belakang
PSMP kelabakan.

Hingga menit ke 15 babak pertama, skor masih kaca mata 0-0. Namun, memasuki menit ke 17, ada insiden yang membuat manajemen Persibo yang duduk di bangku pemain ganti harus geleng-geleng kepala.

Sebab, wasit menunjuk titik putih saat salah satu pemain depan PSMP bersenggolan dengan Victor Da Silva di kotak terlarang. Tanpa ragu-ragu, wasit memberikan hadiah penalti kepada tim tuan rumah.

Tanpa ampun sang eksekutor Evandro, berhasil mengecoh penjaga gawang Persibo, Heri Prasetyo. Sehingga, tuan ruan rumah unggul 1-0 dan keunggulan tersebut terus bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, anak-anak Persibo berusaha mengendalikan permainan. Namun, beberapa kali peluang yang didapatkan oleh pemian depan Persibo, seperti Abel Cello dan M Irfan gagal dimanfaatkan menjadi gol.

Sementara itu The Lasmojo, julukan PSMP yang bermain di hadapan publik sendiri, Stadion Gajah Mada, Kabupaten Mojokerto, tak ingin dipermalukan.

Beberapa kali Evandro juga mengancam gawang Persibo Bojonegoro. Tetapi, skor 1-0 tetap bertahan hingga babak kedua usai dan pertandingan berjalan 90 menit.

Dengan raut muka kecewa, Sartono Anwar berusaha mengibur anak asuhnya. Sebab, sejak awal permainan Persibo sudah luar biasa dan hanya kalah satu gol saja, itupun dari titik penalti.

“Sebenarnya kami bisa menang, kalau pertandingan berjalan dengan fair play,” kata Asisten Manajer Persibo Bojonegoro Bidang Teknis, Imam Sardjono seusai pertandingan