Pendapatan Terbesar Persibo

Persibo Bojonegoro boleh berbangga. Selain sukses juara, Kompetisi Divisi Utama 2009-2010 juga mencetak prestasi tersendiri dalam pengelolaan keuangan.

“Pendapatan manajemen musim ini adalah pendapatan terbesar yang pernah diperoleh sejak Persibo eksis,” kata Manajer Persibo Letkol Inf Taufik Risnendar.

Dibandingkan tahun sebelumnya, lanjut Taufik, pendapatan Persibo tahun ini, di luar APBD, mencapai Rp 1 miliar lebih. Menurut komandan Kodim 0813 Bojonegoro itu, hal tersebut dilakukan agar Persibo bisa mengurangi ketergantungan dana dari APBD.

Alasannya, suatu saat Persibo tentu ingin profesional dan mandiri, tidak hanya menggantungkan dana dari APBD. “Harapan kami seperti itu. Langkah tersebut sudah kami mulai,” tuturnya. Tahun ini pendapatan dari APBD Bojonegoro Rp 6,5 miliar.

Asisten Manajer Persibo Bidang Keuangan Abdul Mun’im mengakui, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, tahun ini manajemen berhasil meraup pendapatan terbesar. Tahun-tahun sebelumnya, pendapatan dari luar APBD hanya Rp 700 juta. “Karena itu, ini suatu kemajuan tersendiri,” ujarnya.

Dia menjelaskan, hadiah Rp 500 juta sebagai juara Divisi Utama adalah salah satu penyumbang terbesar bagi pendapatan Persibo. Kemudian, pendapatan dari tiket setiap pertandingan home yang mencapai Rp 5 juta lebih.

Sedangkan tahun lalu, tambah Mun’im, pendapatan terbesar Persibo merupakan sumbangan dari pihak ketiga, yaitu PT Surya Energi Raya (SER) dari Media Group. PT SER juga menyumbang sebuah mobil untuk operasional Persibo. “Ke depan, kami akan terus tingkatkan,” ucapnya.

Terkait dengan total dana yang dikeluarkan manajemen selama pembiayaan Divisi Utama, semua masih dihitung. (ade/fiq/jpnn/c7/diq)