Permainan Loyo karena Gaji Telat?

Permainan loyo Persibo Bojonegoro saat menjamu Persema Malang kemarin, ditengarai karena janji manajemen untuk mencairkan gaji sebelum pertandingan belum terealisasi. Sebab, untuk bulan April gaji belum diberikan.

Data yang dihimpun blokBojonegoro.com melalui beberapa sumber di lapangan menyebutkan, tunggakan gaji tersebut sempat dikeluhkan pemain. Bahkan, beberapa jam sebelum pertandingan di Stadion Letjend H Soedirman digelar, hampir saja ada ogah-ogahan untuk berangkat ke lokasi pertandingan.

“Kabarnya memang seperti itu, sehingga saat main kondisinya angin-anginan,” kata salah satu sumber kepada blokBojonegoro.com.

Diterangkan, gaji pemain Laskar Angling Dharma bervairasi. Mulai dari belasan sampai termahal sekitar Rp60 juta tiap bulan. Namun, hampir sebulan terakhir belum diterimakan ke pemain. Hanya bonus saja yang jumlahnya tidak seberapa dibayarkan oleh pihak konsorsium yang mendanai Liga Premier Indonesia (LPI).

“Makanya, permainan Samsul Arif dan kawan-kawan tidak seperti bermain di kandang sebelumnya. Kondisi itu yang diduga membuat strategi dari pelatih tidak jalan,” tegasnya.

Sumber tersebut juga menjelaskan, beberapa pemain kecewa dengan janji-janji yang belum ditepati oleh perwakilan konsorsium yang menangai PT Pengelola Persibo Indonesia. Sehingga, kondisi tersebut berimbas ke lapangan saat permainan dimulai.

Apa yang dikatakan sumber tersebut cukup sinkron dengan statemen Asisten Pelatih Persibo, Wanderley Junior setelah pertandingan usai. Tepatnya, ada masalah pribadi atau internal yang mengganggu konsentrasi pemain.

Seperti diketahui, sejak peluit pertama ditiup wasit, Laskar Angling Dharma lebih banyak ditekan oleh Irfan Bachdim dan kawan-kawan. Bahkan, beberapa kali gawang Fauzi Toldo hampir saja bobol, jika bola tidak menerpa gawang atau membentur pemain belakang.

Terpisah, Media Officer Persibo Bojonegoro, Imam Nurcahyo mengaku kurang mengetahui. Sebab, pihaknya harus mengecek terlebih dahulu ke pimpinan.

Sementara itu Manajer Tim Persibo, Nur Yahya membantah jika ada kabar tersebut. Menurutnya tidak ada masalah terkait dengan gaji, bahkan bonus kemenangan juga telah diterimakan ke pemain dan seluruh oficial.

“Tidak benar sumber tersebut. Tidak ada masalah, semuanya baik-baik saja di tim ini,” lanjut Yayak, panggilan akrab Nur Yahya. [blokBojonegoro]