Persaingan Top Skorer Copa Indonesia

Persaingan top scorer Copa Indonesia kini milik pemain lokal

Samsul ArifTerlalu dini menebak siapa yang menjadi top scorer CDSSI musim 2008/2009. Turnamen baru memasuki babak 16 besar, kemunculan striker muda Samsul Arif menerbitkan harapan. Penyerang Persibo Bojonegoro ini mencuri perhatian karena menjadi top scorer sementara dengan koleksi tujuh gol.

Terakhir, ia mencetak satu gol yang mengantarkan Persibo menang 1-0 atas Pelita Jaya sekaligus membuka peluang ke babak 8 besar. Samsul juga mencatat rekor sebagai pemain yang mencetak gol di setiap partai.

Ini menjadi pertanda positif kemungkinan berakhirnya hegemoni pemain asing yang menempati jajaran atas pencetak gol CDSSI. Pada 2005 Javier Rocha (Persegi) terproduktif dengan 11 gol. Di musim selanjutnya, Emalue Sergei (Arema) jadi bomber paling tokcer dengan sembilan gol. Pada musim lalu, anugerah sepatu emas digapai bomber Persipura asal Brasil, Alberto Goncalves, dengan enam gol.

Tak Sendirian

Samsul tak sendirian menjadi striker lokal yang unjuk kebolehan. Masih ada Rahmat Affandi (PSMS) dan Rahmat Rivai (Persitara), yang memanaskan persaingan dengan mengoleksi empat gol. Juga Boaz Solossa (Persipura), yang belakangan kembali menemukan ketajaman.

Striker timnas itu saat ini mengoleksi dua gol yang didapat saat Persipura menekuk Persema di leg pertama babak 16 besar. Hanya, striker asing layaknya Gaston Castano (Persiba) dan Pablo Alejandro Frances (Persijap), yang mencetak lima gol, siap menyodok.

Sayang, Frances gagal memanfaatkan peluang menambah gol meski timnya membantai Persikabo Bogor 4-0, Rabu (25/2). Peluang menjadi yang terproduktif belum tertutup karena timnya punya kans besar melaju ke babak 8 besar. “Saya kurang beruntung hari ini,” kata Frances. (yos/*/Bolanews)